islampos
Media islam generasi baru

PM Inggris Tanggapi Larangan Cadar di Beberapa Negara Eropa

foto: express.co.uk
0

INGGRIS—Perdana Menteri Theresa Mei menanggapi larangan penggunaan cadar di beberapa Negara Eropa.

Ketika ditanya mengenai larangan ini, Perdana Menteri bersikeras sembari mengatakan,”Apa seorang wanita memakai cadar adalah pilihan wanita?”.

Pernyataan Mei ini setelah keluarnya larangan penggunaan cadar di beberapa Negara Eropa termasuk Jerman, Perancis, Austria dan Belgia yang melarang pemakaian cadar wajah penuh di depan umum.

Nyonya Mei menjelaskan, larangan cadar tersebut dinilai sebagai upaya “memecah belah” warga Negara Eropa.

Politisi SNP Tasmina Ahmed-Sheikh mengangkat isu ini dalam perayaan hari hijab sedunia, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan sejak 2012 untuk meningkatkan kesadaran tentang peran jilbab Muslim.

“Hari ini adalah hari hijab dunia dan saya bertanya-tanya apakah Perdana Menteri akan bergabung dengan saya dalam mengakui hak wanita Muslim untuk mengenakan jilbab jika mereka ingin, tanpa rasa takut?,” kata Ahmed.

“Dan seharusnya memang hak semua wanita manapun untuk memakai apa yang mereka inginkan, ketika mereka ingin,” tambahnya.

“Saya harap Perdana Menteri juga berkomitmen mendukung hak perlindungan untuk pria, wanita dan anak-anak di mana pun berada, terlepas dari agama mereka,” tandasnya.

Nyonya Mei menjawab: “Ini benar-benar kasus bahwa negara ini menyambut pengungsi ke Inggris, dan kami melakukannya terlepas dari agama mereka tanpa ada pertanyaan tentang diskriminasi agama itu.”

“Pada masalah Anda menaikkan tentang pemakaian jilbab, saya benar-benar sejalan dengan Anda. Saya percaya bahwa apa yang wanita memakai adalah pilihan wanita.”

Juru bicara Perdana Menteri kemudian menegaskan bahwa komentar Nyonya Mei tentang jilbab juga diterapkan untuk kerudung seluruh wajah termasuk burka dan niqab.

Juru bicara itu mengatakan, Perdana Menteri memiliki pandangan bahwa wanita harus bisa memilih apa yang mereka kenakan.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan, penggunaan cadar harus dilarang segera mungkin. Sementara Perancis telah melarang pemakaian cadar wajah penuh di tempat umum dan pakaian renang seluruh tubuh yang dikenal sebagai burqini, demikian Express.co.uk. []

loading...
loading...