PM Belanda: Yang Tidak Suka Tinggal di Negara Kami Silahkan Pergi

0 156

DEN HAAG – Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, meminta orang-orang yang tidak suka tinggal di negaranya untuk pergi dari negara itu.

Dalam wawancara dengan surat kabar nasional Algemeen Dagblad, dia mengatakan aneh bahwa beberapa orang menolak untuk bersalaman dengan perempuan.

Dikutip dari BBC, PM Rutte menambahkan bahwa para pendatang baru yang menyalahgunakan kebebasan dengan berupaya memaksakan norma-norma budanya sendiri sebagai hal yang ‘menjengkelkan’.

“Jika Anda hidup di dalam satu negara dengan cara berhubungan dengan orang lain adalah mengganggu Anda, maka Anda mempunyai pilihan. Anda tidak harus berada di sini,” tegasnya.

Pernyataannya ini disampaikan menjelang pemilihan umum pada bulan Maret mendatang.

Jajak pendapat sejauh ini memperlihakan Partai Kebebasan pimpinan Geert Wilders yang anti-Islam dan anti imigran unggul, seperti dilaporkan wartawan BBC Anna Holligan dari Den Haag.

Masalah imigrasi tampaknya menjadi salah satu isu yang akan mengemuka dalam pemilihan umum yang digelar pada 15 Maret 2017 mendatang untuk memilih 150 anggota parlemen.

Perdana Menteri Mark Rutte – pemimpin Partai untuk Kebebasan dan Demokrasi yang beraliran politik kanan tengah – juga mengungkapkan dia memahami seruan agar orang-orang yang tidak berintegrasi meninggalkan Belanda.

“Saya memiliki perasaan yang sama juga. Berperilaku normal atau pergi,” tuturnya dalam wawancara dengan Algemeen Dagblad tersebut.[fq/islampos]

loading...
loading...