Pilih Cawagub, Khofifah Diminta Belajar dari Pengalaman

0

PONOROGO—Pengamat politik LIPI Siti Zuhro meminta Cagub Jatim yang diusung Demokrat dan Golkar, Khofifah agar berkaca dari pengalaman dalam memilih calon wakilnya.

Khofifah yang saat ini masih menjabat Menteri Sosial diketahui pernah mengalami dua kali kekalahan dalam Pilkada Jawa Timur yakni pada 2008 dan 2013.

Dalam dua pertarungan itu, Khofifah dikalahkan oleh pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Saat ini, Gus Ipul menjadi lawan Khofifah karena dia menjadi calon gubernurnya yang diusung oleh PKB dan PDIP.

“Kekalahan dulu waktu Pilgub karena wakilnya tidak punya basis pengalaman politik sama sekali. Kini yang diperlukan Khofifah adalah orang yang berpengalaman dalam politik dan pemerintahan,” kata Siti Jum’at (27/10/2017) dikutip dari Republika.co.id.

Sejauh ini, kandidat wagub yang akan mendampingi Khofifah mengerucut kepada 5 nama, yakni yakni Masfuk mantan Bupati Lamongan dua masa jabatan, Hasan Aminuddin mantan Buppati Probolinggo dua kali masa jabatan dan kini anggota DPR RI, dr. Harsono mantan Bupati Ngawi dua kali masa jabatan,  Ipong Bupati Ponorogo, dan Emil Dardak Bupati Trenggalek.

Menurut Zuhro, dari lima kandidat itu, yang sesuai kriteria pengalaman dalam politik dan pemerintahan adalah Hasan Aminudin (anggota DPR Fraksi Nasdem) yang berpeluang besar dampingi Khofifah.

“Gus Ipul dengan khofifah kekuatannya berimbang. Maka diperlukan petarung. Mungkin tak harus populer, tetapi pengalaman berpolitik dan membangun jaring,” katanya.

Zuhro juga mengingatkan pilgub Jatim ini merupakan pertarungan para kader NU. Diketahui Gus Ipul merupakan mantan Ketua Anshor, demikian juga Azwar Anas yang juga kader NU tapi baju politiknya kini PDIP.

“Melihat itu khofifah disarankan menggandeng wakil yang bisa mendulang suara baik di kalangan NU maupun abangan di mataraman,” demikian Zuhro. []

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline