ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Petinggi FPI Jateng Lolos Seleksi Pimpinan Komnas HAM Tahap I

0

JAKARTA—Koordinator Bidang Advokasi Hukum FPI Jawa Tengah Zainal Abidin akrab disapa Zainal Petir, lolos seleksi administrasi dan tertulis calon Komisioner Komnas HAM tahap pertama.

Zainal mengaku banyak pihak yang “nyinyir” dengan kelolosan dirinya dalam seleksi tersebut. Meski demikian, dia tidak gentar karena, sebagai warga negara Indonesia, berhak mendaftar sebagai pejabat publik.

“Warga negara berhak menjadi pejabat publik. Itu hak saya,” katanya.

Ia menyayangkan stigma yang dilekatkan kepada dirinya karena menjadi anggota FPI. Menurut Zainal, selama ini FPI Jawa Tengah tidak anarkis, termasuk tidak melakukan sweeping, bahkan beberapa kali dirinya melarang anggota FPI melakukan tindakan yang seharusnya menjadi tugas aparat penegak hukum.

“Saya kasihan kepada masyarakat terhadap isu yang dilekatkan kepada saya. Pokoknya Zainal Petir nggak bisa, begitu kan? Kenapa? Saya tidak asusila, tidak kriminal, bukan buronan, bukan koruptor. Itu hanya persepsi karena saya tim advokasi FPI,” tuturnya.

Zainal menjelaskan, jika lolos menjadi anggota Komnas HAM, ia berharap bisa memperjuangkan hak orang-orang yang dinilai termarjinalkan. Salah satunya pedagang kaki lima, yang digusur tanpa ada solusi. Hal itu didasari juga karena Zainal kini menjabat Wakil Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Tengah.

“Saya sebagai penasihat PKL (Pedagang Kaki Lima) di Kota Semarang dan saya sebagai wakil ketua APSI Jawa Tengah. Para pedagang itu rentan sekali dengan persoalan HAM. Saya ingin masyarakat marjinal mendapatkan haknya secara layak dan pemerintah mau memfasilitasi hak-hak mereka. Dari pengalaman itu saya tertarik ikut seleksi. Tidak ada kaitan dengan habib,” ujarnya.

Zainal sendiri membantah ikut seleksi Komisioner Komnas HAM tidak terkait dengan kasus Habib Rizieq.

“Saya daftar Komnas HAM atas nama pribadi tidak ada kaitannya dengan kasus Habib Rizieq. Proses seleksi masih panjang. Apa karena saya petinggi FPI bisa langsung otomatis lolos? Kan tidak. Masih banyak tahapan-tahapan seleksinya. Adanya penolakan dan keinginan pembatalan atas saya ikut seleksi, menurut saya mereka tidak mengerti tentang HAM. Saya menjalankan hak dasar HAM,” ujarnya, lansir Tribun, Rabu (17/5/2017).

Seleksi yang dilalui Zainal sejak pendaftaran pada Februari lalu dilakukan seperti peserta lain. Kemudian tersaring 60 besar dan akan mengikuti dialog publik anggota Komnas HAM 2017-2022 yang akan digelar pada Rabu (17/5) dan Kamis (18/5) di Jakarta.

“Jika saya diterima, saya ingin membawa Komnas HAM menjadi institusi negara yang lebih bermartabat. Sekarang sudah bermartabat, namun perlu optimalisasi. Saya ingin Komnas HAM memperjuangkan orang-orang yang termarjinalkan,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain sebagai petinggi FPI dan Wakil Ketua APPSI Jateng, Zainal Petir merupakan anggota Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Jateng serta anggota Komisi Informasi Publik Jateng. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...