ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Pengibaran Bendera Diduga Milik HTI di Poso, Polisi: Tidak Ditemukan Pelanggaran Pidana

0

Advertisements

JAKARTA–Polisi mengaku tidak menemukan unsur pidana dalam kasus pengibaran bendera yang diduga milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di halaman DPRD Poso, Sulawesi Tengah.

“Update terakhir tidak ditemukan pelanggaran pidana,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dikutip dari detikcom, Rabu (31/10/2018) malam.

Ketika ditanya tindak lanjut polisi terhadap oknum yang mengibarkan bendera tersebut, Dedi mengatakan pihak Polres Samarinda belum memberikan perkembangan terbaru.

BACA JUGA: Selain di Poso, Pengibaran Bendera Simbol Tauhid juga Terjadi di Kaltim

“Belum ada update lagi dari polres, itu yang terakhir disampaikan (tidak ada unsur pidana),” ungkapnya.

Peristiwa pengibaran bendera HTI itu terjadi pada Jumat 26 Oktober 2018 berbarengan dengan aksi bela tauhid. Sempat ada informasi soal penurunan Bendera Merah Putih itu disampaikan seorang anggota kepolisian pada Kapolres Poso yang diteruskan pada Karo Penmas Polri Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Kemudian pada Sabtu 27 Oktober 2018 setelah selesai rekonstruksi didapatkan kepastian bila tidak ada penurunan bendera Merah Putih itu sebelum dikibarkannya bendera yang disebut polisi bendera HTI tersebut.

BACA JUGA: Pengibaran Bendera Tauhid di Poso, Polda Sulteng: Pelaku Masih Kita Identifikasi

“Semula dilaporkan bahwa adanya penurunan Bendera Merah Putih dan diganti dengan bendera kain hitam bertuliskan lafaz Laaillahaillallah namun setelah diadakan olah tempat kejadian perkara atau rekonstruksi, pemeriksaan saksi-saksi, dan dokumentasi video selama aksi bahwa Bendera Merah Putih tidak sedang berkibar atau tidak ada bendera,” ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) AKBP Hery Murwono dalam keterangan, Minggu (28/10).

“Dari hasil interogasi dan fakta, ternyata anggota tersebut mengira Bendera Merah Putih yang dimaksud ternyata adalah milik peserta aksi karena posisi Bendera Merah Putih milik peserta aksi tepat atau tidak jauh dari tiang bendera di depan kantor DPRD Kabupaten Poso,” ucap Hery. []

SUMBER: LIPUTAN6

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline