Pengamat Timur Tengah: Dukungan Trump Pindahkan ibu kota Israel ke Yerusalem Tingkatkan Konflik

0

JAKARTA–Direktur Pusdikham Uhamka (Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA) Dr. Maneger Nasution mengatakan, Presiden AS Donald Trump kembali menunjukan sikap anti terhadap kaum muslim. Kali ini ia menyatakan dukungan secara terbuka terhadap pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. 

“Bahkan dengan mudahnya, ia mendahuluinya dengan pemindahan Markas Dubesnya dari Tel Aviv ke Yerussalem,” katanya melalui keterangan pers yang diterima Islampos.com, Kamis (07/12).

Ia juga menyakini, dunia kemanusian tentu menyayangkan dukungan Presiden AS itu terhadap pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Dukungan Trump terhadap pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem sangat kontraproduktif dalam penyelesaian konflik Palestina. Selain bertentangan dengan resolusi internasional, juga menimbulkan ketegangan di Timur Tengah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dengan memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem semakin meningkatkan konflik dan ketegangan yang berkepanjangan di Timur Tengah. []

Reporter: Tommy

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline