ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Pengacara Setnov Sempat Meminta Perlindungan TNI, Panglima TNI: Mana Bisa Saya Lindungi

0

JAKARTA—Terkait Kasus yang tengah menjerat Ketua DPR RI yang juga sebagai Ketua DPP Partai Golkar, Setya Novanto telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus pengadaan Ktp Elektronik (E-ktp).

Karena mangkir 11 kali dari panggilan KPK akan memanggil paksa Novanto bila tak juga memenuhi panggilan.

Mengetahui hal tersebut, Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, sempat meminta TNI melindungi kliennya terkait pemanggilan KPK dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Namun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan tak akan melindungi Ketua DPR itu.

“Mana bisa saya melindungi,” ujar Gatot, seperti dikutip dari Detik.com Kamis (16/11/2017) kemarin.

Permintaan perlindungan TNI oleh Novanto disampaikan Fredrich saat ada pada Senin (13/11/2017) lalu. Novanto beralasan KPK harus meminta izin presiden bila ingin memanggilnya.

Ketum Partai Golkar itu akhirnya tetap tidak datang pada panggilan KPK, Senin lalu. Dia juga mangkir pada pemanggilan hari Rabu (15/11/2017) kemarin.

Novanto lalu diketahui ‘menghilang’ di tengah pengejaran KPK. Dia beranjak pergi sebelum penyidik KPK mendatangi kediamannya.

Ditanya soal menghilangnya setya novanto, Jenderal Gatot tak ingin berkomentar apapun.
“Itu bukan urusan saya, urusan KPK,” pungkasnya.[]

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...