ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Pengacara HRS Bantah Nyaleg dari PDIP, Ini Penjelasannya

0

Advertisements

JAKARTA—Kapitra Ampera, salah satu pengacara Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, membantah pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan bahwa dirinya akan nyaleg melalui partai berlambang banteng tersebut.

Kapitra Ampera bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bertemu Sekjen PDIP itu seumur hidupnya.

BACA JUGA: Kapitra Ampera: Kasus Chat Habib Rizieq Sudah Di-SP3

“Demi Allah saya engggak pernah ketemu Hasto seumur hidup saya aja belum pernah,” kata Kapitra, Selasa (17/7/2018).

Menurut Kapitra, jika ia harus maju di Pemilu Legislatif 2019, dirinya harus minta izin dulu ke Habib Rizieq Shihab. Karena, menurutnya, dirinya tak mengejar jabatan duniawi.

“Kalau saya ikut parpol saya harus ikut ulama-ulama, terutama Habib Rizieq Shihab,” ungkapnya.

Related Posts
1 of 14

Kapitra mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan konferensi pers hari ini (Rabu, 18/7/2018) untuk menjelaskan lebih runut terkait persoalan ini.

“Kalau saya yang penting, di mana pun saya berada, saya bermanfaat buat orang lain dan agama saya,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Hasto Kristiyanto menyebut Kapitra akan nyaleg di 2019 via PDIP dari dapil Sumatera Barat.

BACA JUGA: Akun Instagram Ustaz Abdul Somad Sempat Diblokir, Kapitra: Diduga Atas Permintaan Kelompok Tertentu

Hasto mengatakan, sosok Kapitra merupakan jembatan penghubung antara PDIP dan ulama.

“Iya (Kapitra nyaleg via PDIP) sebagaimana kami nyatakan dialog kami dengan masyarakat Sumatera Barat itu betul-betul memang menghendaki adanya jembatan penghubung dengan PDIP sehingga yang bersangkutan dicalonkan oleh PDIP. Dari dapil Sumbar,” kata Hasto di sela menyerahkan berkas bacaleg di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018). []

SUMBER: KUMPARAN

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline