ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Pejuang Muslim Anti Apartheid Afrika Selatan Meninggal Dunia

Foto: South African History Online
0

JOHANNESBURGH – Aktivis yang juga ikon anti-apartheid Ahmed Kathrada meninggal dunia Selasa pagi kemarin (28/3/2017) dalam usia 87 tahun.

Kathrada, yang juga salah seorang rekan dekat Nelson Mandela dalam perjuangan melawan kekuasaan kulit putih,  pernah diadili dan dipenjara bersama Mandela dalam sidang Rivonia pada tahun 1964. Persidangan itu sendiri menarik perhatian di seluruh dunia dan menyoroti sistem hukum brutal di bawah rezim apartheid.

Dia meninggal di rumah sakit di Johannesburg setelah mengalami sakit setelah operasi otak. Demikian lapor Press TV.

Kathrada menghabiskan 26 tahun dan tiga bulan hidupnya di penjara. 18 tahun di antaranya berada di Pulau Robben.

Setelah berakhirnya masa apartheid, ia menjabat sebagai penasihat parlemen untuk Presiden Mandela di Kongres Nasional Afrika (ANC) dari 1994 sampai 1999 .

“Ini adalah kehilangan besar untuk ANC, gerakan pembebasan dan Afrika Selatan secara keseluruhan,” Neeshan Balton, kepala Ahmed Kathrada Foundation, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Kathy merupakan inspirasi bagi jutaan orang di berbagai belahan dunia.”

Aktivitasnya melawan rezim apartheid minoritas kulit putih dimulai pada usia 17 tahun. Ketika itu, ia merupakan salah seorang dari 2.000 “penentang pasif” yang ditangkap pada tahun 1946 karena menentang undang-undang diskriminasi di Afrika Selatan. [fq/islampos]

loading...
loading...