• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

PBB Namai Penghargaan Internasional dengan Nama Tokoh Muslim sekaligus Bapak Bangsa Bangladesh

by Eneng Susanti
6 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Peringatan 100 tahun kelahiran Syeikh Mujib. Foto: 
The Weekly Blitz

Peringatan 100 tahun kelahiran Syeikh Mujib. Foto: The Weekly Blitz

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BANGLADESH–Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi nama bapak pendiri Bangladesh Bangabandhu Sheikh Mujibur Rahman sebagai nama yang disematkan pada Penghargaan Internasional atas inisiatif global kaum muda dalam ekonomi kreatif.

Demikian pengumuman yang disampaikan kantor kementrian Luar Negeri Bangladesh pada Ahad (13/12/2020), sebagaimana dikutip dari Muslim Mirror, Senin (14/12/2020).

“Proposal Bangladesh untuk pembentukan ‘UNESCO-Bangladesh Bangabandhu Sheikh Mujibur Rahman International Prize’ di bidang Ekonomi Kreatif telah diadopsi dengan suara bulat di Pleno segmen virtual Dewan Eksekutif ke-210″ pada 11 Desember,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan anugerah bagi inisiatif global kaum muda di bidang ekonomi kreatif.”

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

BACA JUGA: Ciptakan Aplikasi untuk Bantu Lawan Cyber Bullying, Remaja Muslim Asal Bangladesh Ini Terima Penghargaan Internasional

Keputusan itu diambil saat Bangladesh merayakan ulang tahun keseratus kelahiran Rahman, sekaligus mempersiapkan peringatan 50 tahun kemerdekaan negara itu.

Penghargaan tersebut, kata kementerian, Aakan menciptakan mekanisme berbagi pengetahuan dengan menangkap, merayakan dan mengkomunikasikan praktik terbaik dalam pengembangan kewirausahaan kreatif.”

Dalam sebuah upacara, Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen berkata, “Ini adalah pertama kalinya UNESCO memperkenalkan penghargaan internasional atas nama Bangladesh atau orang terkemuka Bangladesh lainnya.”

Dia mengatakan penghargaan tersebut akan menciptakan kesempatan untuk menyebarkan gaya hidup Bangabandhu ke seluruh dunia, menciptakan aktivis budaya global.

Duta Besar Bangladesh untuk Prancis dan Delegasi Tetap untuk UNESCO, Kazi Imtiaz Hossain pun mengapresiasi dukungan anggota dewan UNESCO dalam hal ini.

BACA JUGA: Rambut dan Janggut Jingga, Trend Unik di Bangladesh

Sheikh Mujibur Rahman merupakan seorang muslim bengali yang merupakan politikus sekaligus negarawan terhormat di Bangladesh. Dia merupakan pendiri negara itu. Ia menjabat sebagai Presiden pertama Bangladesh dan kemudian sebagai Perdana Menteri Bangladesh dari 17 April 1971 hingga terbunuh pada 15 Agustus 1975.

Syeikh Mujib dianggap sebagai kekuatan pendorong di balik kemerdekaan Bangladesh. Dia populer dijuluki dengan gelar “Bangabandhu” ( Bôngobondhu “Friend of Bengal”) oleh rakyat Bangladesh.

Syeikh Mujib dianggap sebagai tokoh penting dalam upaya mendapatkan otonomi politik untuk Pakistan Timur dan kemudian sebagai tokoh sentral di balik Gerakan Pembebasan Bangladesh dan Perang Pembebasan Bangladesh pada tahun 1971. Oleh karena itu, ia dianggap sebagai “Jatir Janak” atau “Jatir Pita” (Jatir Jônok atau Jatir Pita, keduanya berarti “Bapak Bangsa”) dari Bangladesh. []

SUMBER: MUSLIM MIRROR

Tags: BangabandhubangladeshpbbSyeikh MujibSyeikh Mujibur Rahmanunesco
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perkataan Terlarang bagi Seorang Muslim

Next Post

Maroko ‘Berdamai’ dengan Israel, Warga Kampung Maghribi di Alquds Berang

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.