Pasca Referendum, Erdogan Janji Tidak Ada Sistem Federal di Turki

0

ISTANBUL–Mengomentari soal referendum, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengesampingkan adanya rencana untuk sistem federal di Turki.

“Sebuah sistem federal tidak ada dalam agenda kami, tidak akan,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Jumat kemarin (14/4/2017).

“Kami adalah advokat terbesar dari struktur kesatuan Turki,” kata Erdogan dalam unjuk rasa di provinsi tengah Konya, lapor Anadolu Agency.

Turki adalah sebuah negara kesatuan, dan telah tidak ada pemerintahan daerah dengan kekuasaan eksekutif sejak berdirinya republik Turki pada tahun 1923.

Pernyataan Erdogan itu datang setelah pemimpin oposisi dari Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahceli menyuarakan keprihatinan atas tuduhan pemerintah berencana untuk memindahkan negara menuju sistem federal setelah referendum konstitusi 16 April.

Perubahan konstitusi, yang didukung oleh Hakim dari partai berkuasa AKP dan MHP, bertujuan untuk menggeser sistem parlementer Turki saat ini terhadap satu presiden, menghapuskan Perdana Menteri.

Sebelumnya Perdana Menteri Binali Yildirim juga membatalkan pembicaraan federalisme dan mengatakan ia akan mengundurkan diri dari semua posisi jika pasca-referendum konstitusi menyebabkan tindakan seperti itu. [fq/islampos]

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline