• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 5 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Uncategorized

Nikmatnya Banyak Anak

Oleh Saad Saefullah
8 tahun lalu
in Uncategorized
Waktu Baca: 2 menit baca
A A
0
Foto: Ali BM/islampos

Foto: Ali BM/islampos

278
BAGIKAN

Oleh: Dede Arif Rahman

KATA siapa banyak anak itu repot..? Iya juga sih pada awalnya. Tapi makin kesini makin banyak enaknya, dan makin asyik.

Saya tidak akan berteori. Saya hanya ingin berbagi pengalaman pribadi saja dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Kami baru punya anak empat (8th, 6th, 4th dan 2th). Faktanya, kami merasa lebih tenang dan leluasa meninggalkan anak-anak di rumah, sementara kami (saya dan istri) bisa leluasa beraktivitas diluar, baik aktivitas masing-masing seperti menjalani profesi, maupun berduaan, seperti jalan-jalan ke pantai berdua, berbelanja berdua, makan di pinggir jalan berduaan seperti orang pacaran, atau seksdar naik motor berduaan mencari angin segar.

ArtikelTerkait

Hukum Kencing sambil Berdiri, Bolehkah?

Orang-Orang yang Dibenci oleh Allah SWT

Penjajah Kuasa Menghentikan Rezeki Rakyat Gaza?

Gen Z Wajib Tahu, Ini 10 Cara Mudah Cari Penghasilan di Zaman Modern

Sementara kami sering melihat pasangan lain yang anaknya cuma satu kelihatannya repot sekali, kemana-mana dibuntuti sama anak terus dan tidak bisa leluasa. Bukan karena anaknya masih balita. Yang anaknya sudah seusia anak pertama kami pun kelihatannya masih repot saja. Padahal anaknya baru satu.

Dalam hal ini, banyak pasangan yang merasa iri dengan kami. Kok masih sempet-sempetnya jalan-jalan berpacaran berduaan, padahal anaknya banyak..?

Kenapa kami bisa “tega” meninggalkan anak-anak di rumah sementara kami “asyik” diluar..? Karena anak kami tidak ditinggal sendirian di rumah. Mereka bertiga bisa bermain di rumah tanpa merasa kesepian, sementara anak yang keempat (umur 2th) diasuh sama pembantu.

Kami juga tidak terlalu was-was akan terkontaminasi pengaruh negatif lingkungan. Sebab, anak kami kalau bermain ngabring bertiga dan bisa mendominasi teman-temannya. Ketika ada teman-temannya yang nyeletukberkata-kata kasar, atau bertindak yang tidak semestinya seperti buang sampah sembarangan dan sebagainya, maka anak-anak kami yang menegurnya. Mereka punya “kekuasaan” untuk memimpin, karena mereka satu tim dan sudah tertanam nilai-nilai di rumah. Merekalah yang lebih banyak mengarahkan dan memperngaruhi anak-anak yang lain, bukan sebaliknya, dipengaruhi.

SUPERVISI

Banyak orang mengatakan bahwa anak banyak tidak akan terperhatikan prestasinya. Kata siapa..? Faktanya, anak kami yang pertama (kelas 3 SD) dan yang kedua (kelas 1 SD) mendapat rengking pertama semua di kelasnya (baru kemarin bagi raport). Bahkan anak kami yang pertama setiap tahun selalu direkomendasi gurunya untuk mengikuti perlombaan CALISTUNG (Baca Tulis dan Berhitung) mewakili sekolahnya. Anak yang kedua pun saat ini sudah menjadi kandidat untuk itu. Sudah ada dialog antara kami dengan gurunya.

Awalnya, kami memberikan perhatian yang penuh untuk membimbing anak pertama dalam prestasi akademisnya. Nah, untuk anak yang kedua, kami merasa lebih ringan, karena sebagian beban kami itu sudah di-cover oleh anak pertama. Dialah yang membimbing adiknya.

Terkadang saya membuat soal latihan untuk dikerjakan oleh anak kedua. Kemudian pemeriksaan dan penilaiannya dilakukan oleh anak yang pertama, sekalian mengasah kemampuannya juga. Katakanlah untukreview pelajaran-pelajaran yang telah lewat. Asyik kan..?

Nah, proses supervisi ini rencananya akan diberlakukan terus ke bawah. Idealnya adalah anak pertama mensupervisi anak ketiga, kemudian anak kedua mensupervisi anak keempat. Seandainya (Insya Allah) anak kelima hadir, maka tugas supervisinya diserahkan pada anak ketiga. Dan begitu seterusnya.

Ini sudah kami coba terapkan. Yaitu ketika anak ketiga buang air, maka anak yang pertamalah yang (maaf)nyebokinnya. Termasuk kegiatan memandikan juga begitu. Anak pertamalah yang memandikan anak ketiga. Sementara anak kedua sudah mandiri dalam hal mandi dan bersih-bersih. Kalau anak yang keempat memang masih sama ibunya atau sama pembantu. Nanti jika waktunya sudah tiba, maka mandat supervisi itu akan diserahkan ke anak yang kedua.

Masih banyak lagi kenikmatan yang tidak bisa saya sebutkan semuanya di sini. []

Tags: banyak anakKolom ayah
Share278SendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yahudi Dilaknat Allah karena Tiga Perkara Ini

Next Post

Enggan Bayar Utang? Awas …

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Terkait Posts

Tata Cara Mandi Wajib, Waktu yang Tidak Tepat untuk Mandi, Manfaat Mandi Pagi, Manfaat Mandi Sebelum Subuh, Hukum Kencing sambil Berdiri, Handuk, Ciri Air Pipis yang Tidak Sehat, kamar mandi

Hukum Kencing sambil Berdiri, Bolehkah?

7 Mei 2025
Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

Orang-Orang yang Dibenci oleh Allah SWT

5 Mei 2025
Palestina, Pelajaran dari Gaza

Penjajah Kuasa Menghentikan Rezeki Rakyat Gaza?

21 April 2025
penghasilan

Gen Z Wajib Tahu, Ini 10 Cara Mudah Cari Penghasilan di Zaman Modern

17 April 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails

Yuk Bantu Sedekah, Peduli Korban Bencana Alam

Oleh Ralda Rizmainun Farlina
6 Desember 2017
0
Yuk Bantu Sedekah, Peduli Korban Bencana Alam 2

Barangsiapa yang melepaskan seorang muslim dari suatu kesulitan, maka Allah akan melepaskannya dari kesulitan pada hari kiamat

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.