Negara G7 Kecam Penggunaan Senjata Kimia oleh Assad, Dukung Serangan Amerika ke Suriah

0

PERDANA Menteri Kanada Justin Trudeau mengeluarkan pernyataan atas nama para pemimpin G7 yang mengutuk penggunaan senjata kimia di Suriah oleh rezim Bashar al-Assad.

“Kami, pemimpin Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Eropa, bersatu dalam mengutuk, penggunaan senjata kimia dalam penyerangan Ghouta Timur di Suriah pada 7 April,” kata pernyataan itu.

Trudeau adalah ketua G7. G7 sendiri adalah kelompok tujuh negara maju di dunia.

Trudeau mengatakan dia dan para pemimpin G7 lainnya mendukung penuh serangan pembalasan yang dipimpin Amerika terhadap Suriah sebagai hukuman.

“Kami sepenuhnya mendukung semua upaya yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis untuk menurunkan kemampuan rezim Assad dalam menggunakan senjata kimia untuk mencegah penggunaan di masa depan, yang ditunjukkan oleh aksi mereka yang diambil pada 13 April,” kata pernyataan itu lagi.

“Tanggapan ini terbatas, proporsional dan perlu – dan diambil hanya setelah setiap opsi diplomatik yang melelahkan telah diambil. Ini untuk menegakkan norma internasional terhadap penggunaan senjata kimia.”

Penggunaan senjata kimia dilarang oleh masyarakat internasional setelah Perang Dunia I dan diperkuat lagi pada tahun 1972 dan 1993 dengan melarang pengembangan, penimbunan dan pemindahan senjata-senjata tersebut.

“Penggunaan senjata kimia merupakan pelanggaran Konvensi Senjata Kimia dan merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional,” kata pernyataan itu.

Meskipun bertentangan dengan larangan tersebut, pernyataan itu mengatakan para pemimpin G7 masih mendukung seruan untuk penggunaan diplomasi sebagai alat untuk mengakhiri konflik Suriah.

“Kami tetap berkomitmen untuk solusi diplomatik untuk konflik di Suriah.” []

SUMBER: WORLD BULLETIN

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline