ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Namanya Masuk Bursa Pilpres, AHY: Jika Itu Doa Masyarakat, Saya Amini

Foto: @annisayudhoyono
0

JAKARTA—Agus Harimurti Yudhoyono, akrab dipanggil AHY, merasa terkejut dengan pemberitaan di media yang acapkali menyebut namanya untuk maju dalam bursa pilpres 2019 mendatang.

AHY yang merupakan Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute itu, menyatakan tidak memiliki target jangka pendek untuk berada di posisi politik tertentu. Ia juga terkesan menghindar saat disinggung apakah akan maju sebagai calon presiden atau wakil presiden 2019 bila publik memintanya.

Menurut AHY, dirinya hanya ingin terus menjadi bagian dari elemen masyarakat melalui jalur politik. “Saya tidak membicarakan konteks politik jangka pendek apalagi menimbulkan spekulasi yang macam-macam,” kata AHY, lansir Tempo, Ahad, (30/7/2017).

Namun ia merasa terkejut dengan pemberitaan di media yang kerap menyebut namanya dalam bursa pilpres 2019. “Kalau itu merupakan doa dari sebagian masyarakat, ya saya amini kalau doa itu baik,” ujarnya.

Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan ingin mencegah polemik tertentu yang dapat berdampak negatif bagi dirinya.

“Saya ingin terus produktif melalui pemikiran dan gagasan yang saya anggap abadi dalam pelbagai isu,” ucapnya.

Mantan calon Gubernur DKI Jakarta 2017 ini berujar akan berjuang di dunia politik yang baru ia ikuti seperti perjuangannya saat meniti karier di dunia militer. Ia merasa masih memiliki waktu untuk bersiap diri untuk menghadapi tantangan yang kompleks di Indonesia.

“Saya akan mengalir mengikuti apa yang dibutuhkan masyarakat dan saya ingin jadi bagian dari solusi dan kontribusi positif,” kata dia.

Seperti diketahui, selepas pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, nama AHY disebut-sebut akan maju dalam Pilpres 2019. Spekulasi makin kuat saat dirinya hadir dalam pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kamis lalu.

Tapi AHY menampik bila pertemuan tersebut membicarakan soal kemungkinan dirinya disandingkan dengan Prabowo untuk maju dalam pemilihan presiden 2019.

“Oh tidak, tidak sama sekali. Kami mendahulukan kepentingan bersama yaitu untuk negeri ini,” pungkasnya. []

loading...
loading...