Najis Dibiarkan Mengering, Apakah Jadi Suci?

0

TANYA: Bagaimana hukumnya membiarkan najis mengering sendiri (mksudnya dibiarkan kering) apakah sifat najisnya hilang atau tetap harus dibasuh?

Jawab: Yang menjadi acuan adalah keberadaan zat najisnya dan bukan basah atau keringnya najis. Sehingga selama bekas najisnya masih ada, ya harus dibersihkan.

BACA JUGA: Soal Kenajisan Anjing, Ini Pendapat 4 Mazhab

Imam Ibnu Utsaimin ditanya tentang tanah yang terkena kencing, jika sudah kering karena terkena sinar matahari, apakah semata kering jadi suci?

Jawaban beliau, “Maksud tanah bisa menjadi suci dengan matahari dan terpaan angin, bukan semata kering. Namun harus sampai hilang bekasnya, sehingga tidak tersisa lagi unsur kencingnnya atau zat najisnya.”

Berdasarkan hal ini, jika tanah terkena kencing dan mengering, namun zat kencing masih ada, artinya masih ada bekasnya, maka dia belum suci. Namun setelah berlalu beberapa waktu, hingga bekasnya hilang, maka tanah itu menjadi suci.

BACA JUGA: Ini 8 Macam Najis dan Cara Membersihkannya

Karena najis adalah zat yang wajib dihilagkan dan dibersihkan. Jika zat ini hilang dengan cara apapun, maka berubah menjadi suci. (Fatwa Nur ‘ala ad-Darb, volume 122/4). []

SUMBER: KONSULTASI SYARIAH

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline