ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Munarman Ungkap Kejanggalan Insiden Penangkapan HRS

0

Advertisements

JAKARTA—Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyebut ada sejumlah kejanggalan dalam insiden yang diduga penangkapan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) oleh pihak kepolisian Arab Saudi.

Kejanggalan pertama, kata Munarman, satu jam sejak HRS dibawa kepolisian Arab Saudi seorang staf KBRI menghubungi asisten HRS.

BACA JUGA: Dubes RI untuk Saudi Sebut Habib Rizieq Sempat Ditahan

“Saat itu berita kejadian tersebut belum ada yang mengekspos sama sekali, tapi sudah ada kontak dari KBRI di Riyadh. Apa itu sebuah kebetulan?” ucap Munarman.

“Baru beberapa jam kemudian foto di-viral-kan oleh pelaku di grup-grup WA dengan disertai narasi bahwa Habib Rizieq memasang bendera ISIS dan berbagai informasi menyesatkan lainnya,” ujarnya.

Kedua, keberadaan kamera CCTV. Munarman mengatakan sebetulnya rumah HRS dilengkapi oleh kamera CCTV untuk mengawasi keadaan sekitar rumah. Namun, kata Munarman, kamera itu hilang beberapa saat sebelum bendera tauhid dipasang di tembok rumah HRS.

Related Posts
1 of 2

“Dan hari ini akhirnya terjawab tujuan pencurian kamera CCTV tersebut, yaitu supaya tidak diketahui siapa orang-orang yang menyatroni rumah Habib Rizieq secara diam-diam lalu melakukan penjebakan,” papar Munarman.

“Kuat dugaan penjebakan dan intimidasi ini bertujuan untuk menghalangi Reuni Akbar 212 yang akan digelar tiga pekan mendatang,” tambahnya.

BACA JUGA: Ini Klarifikasi dari Kuasa Hukum Habib Rizieq soal Kabar Penangkapan oleh Aparat Saudi

Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi bahwa Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab diperiksa otoritas Saudi karena bendera yang diduga mirip ISIS terpasang di rumahnya di Mekkah.

KJRI Jeddah juga disebut telah memberikan pendampingan kekonsuleran bagi Rizieq sebagaimana yang selalu diberikan perwakilan RI di luar negeri terhadap seluruh WNI. []

SUMBER: CNN

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline