ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

MUI Sesalkan Pemberian Gelar Sunan untuk Non-Muslim

Foto:Dakta.com
0 291

JAKARTA— Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menyesalkan pemberian gelar sunan yang disematkan oleh GP Ansor untuk salah satu pasangan calon DKI yang Non-Muslim.

Gelar Sunan itu dinilai berlebihan karena mencampur adukkan ajaran dan simbol agama Islam dengan pasangan calon tertentu.

Gelar sunan kalijodo yang diberikan kepada salah satu pasangan calon DKI Non-Muslim  tersebut  diberikan oleh Ketua GP Ansor Yaquf Cholil Qoumas, karena menurut Yaquf, sosok tersebut telah merubah dunia hitam kelam menjadi warga beriman.ujarnya

“Terlalu berlebihan,  walau awalnya ingin bersikap empati, toleran, proporsional, kalau begitu hanya akan membuat kisruh Pilkada DKI,” kata Amirsyah seperti dikutip dari Republika Kamis (13/04/2017) kemarin.

Amirsyah meminta masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati dalam menempatkan simbol agama.

dia juga mengharapkan bisa menempatkan hal sesuai dengan tempatnya. Sehingga kedepannya, akan terwujud sikap santun dan menghargai sesama umat beragama.

Amirsyah menegaskan, gelar sunan itu adalah gelar yang begitu mulia, dan tidak sembarangan orang bisa dapat gelar itu.

“Saran saya, lebih baik tokoh agama Islam manapun menahan diri untuk tidak ikut larut dalam hiruk pikuk pilkada,” pungkasnya.[]

 

 

Comments
Loading...