ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Mohon Ampunan Allah, Begini Doanya

0

Advertisements

ALLAH SWT menyukai orang yang berdoa kepada-Nya. Dan sebelum Ramadhan tiba, maka bersihkan hati kita dengan berdoa, memohon ampun kepada-Nya.

TAK ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Sekali pun ia adalah seorang ustadz atau kiyai, pasti ia pernah berbuat salah. Maka, diri ini selalu berada dalam keadaan kotor. Sebab, kesalahan yang kita perbuat itu terkadang tidak kita rasakan. Oleh sebab itulah, memohon ampun kepada Allah SWT merupakan jalan ampuh untuk membersihkan diri.

Menjelang Ramadhan, tak mungkin kita biarkan hati ini berada dalam keadaan kotor bukan? Maka dari itu, sebelum kedatangannya, alangkah baiknya jika memohon ampunan kepada Allah SWT. Bagaimana caranya?

Salah satu cara yang bisa kita lakukan ialah berdoa kepada Allah SWT. Berdoa merupakan aktivitas ibadah yang begitu disenangi oleh Allah. Sebab, orang yang berdoa kepada-Nya menandakan bahwa ia sangat membutuhkan Tuhannya. Dan Allah sangat menyukai hamba-Nya yang membutuhkan Dia.

Jangan sampai kita menyombongkan diri dan menganggap diri kita suci. Enggan berdoa, bahkan tidak mau memohon ampun sama sekali kepada Allah, tentu itu merupakan perbuatan tercela. Ibadah lain yang selalu kita lakukan, belum tentu semuanya baik dan diterima oleh Allah SWT. Boleh jadi ada kesalahan yang tak kita sadari. Inilah pentingnya berdoa, memohon ampunan Allah. Sebab, dengan begitu Allah SWT akan membersihkan kembali keadaan hati kita.

Lalu, adakah doa khusus untuk memohon ampun kepada Allah?

Ada salah satu doa yang bisa kita panjatkan kepada Allah SWT dalam memohon ampunan-Nya.

Rabbigfirlii watub ‘alayya innaka antattawwabul ghafuur (Wahai Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat, Maha Pengampun),” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan lafal hadis ini miliknya, An-Nasa’i dan Ibnu Majah: 2/ 1353. Lihat Shahih Ibnu Majah: 2/ 321 dan Shahih Tirmidzi: 3/ 153). []

Referensi: Doa, Dzikir dan Ruqyah dari Al-Quran dan As-Sunnah/Karya: DR. Said bin Ali bin Al-Qathani/Penerbit: Aqwam

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline