Meski Telah Meminta Maaf, Hingga Kini Sudah Ada 14 Laporan untuk Sukmawati

0

JAKARTA— Meskipun Sukmawati Soekarnoputri telah mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta maaf atas puisi kontroversialnya yang berjudul ‘Ibu Indonesia’. Hingga hari Kamis (05/04/2018) kemarin, sudah ada 14 laporan untuk sukmawati.

14 laporan untuk sukmawati tersebut diantaranya;

Laporan FUIB, diterima Bareskrim Polri atas Nama Herlina Yukianti Aziz dengan nomor LP/463/IV/2016/Bareskrim tertanggal 5 April 2018.

Laporan pelapor yang didampingi ACTA diterima dengan dua laporan oleh Bareskrim. Laporan atas nama Riska Karmila diterima dengan Nomor LP/461/IV/2018/Bareskrim. Satu lagi oleh Edwin Armansyah dengan nomor LP/462/IV/2018/Bareskrim. Yang dipermasalahkan ACTA pun sama dengan pelapor-pelapor lainnya, yakni kata-kata dalam puisi Sukmawati terkait syariat islam, azan, dan cadar.

Laporan Seorang notaris yang tergabung dalam Perkumpulan Pengkajian Notaris Muslim Indonesia bernama Burhanuddin melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri. Laporan ini diterima dengan nomor polisi LP/465/IV/Bareskrim.

Sebelumnya, dua Laporan masuk ke Polda Metro Jaya. Laporan dibuat oleh pengacara bernama Denny Andrian dengan nomor LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 3 April 2018. Laporan kedua dilakukan Ketua DPP Hanura Amron Asyhari dengan nomor LP/1785/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 3 April 2018.

Lalu di Bareskrim laporan dibuat oleh Forum Anti Penodaan Agama (FAPA) yang diwakili oleh Mursal Fadhilah. Laporan itu diterima dengan nomor LP/344/IV/2018/Bareskrim. Kemudian, laporan dilakukan oleh M Subhan di Bareskrim dengan nomor LP/445/IV/2018/Bareskrim.

Masih di Bareskrim Polri, laporan juga dibuat oleh Tim Pembela Ulama Indonesia (TPUI) diwakili Azam.bLaporan TPUI diterima dengan nomor LP/450/IV/2018/Bareskrim tertanggal 4 April 2018. Selanjutnya, laporan dibuat oleh GMII (Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia) oleh Muhammad Fikri yang diterima dengan nomor LP/452/IV/2018/Bareskrim tanggal 4 April 2018.

Berikutnya, Persaudaraan Alumni 212 juga turut melaporkan Sukmawati ke Bareskrim. Laporan diterima dengan nomor LP/455/IV/2018 tertanggal 4 April 2018. Selanjutnya, laporan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Street Lawyer yang diwakili Irvan Noviandana juga diterima Bareskrim dengan nomor LP/457/IV/2018/Bareskrim. Lalu LBH Bang Japar oleh Indra Linggawastu juga melapor ke Bareskrim dengan nomor LP7460/IV/2018.

Selain itu Sukmawati juga dilaporkan Pengurus Gerakan Pemuda Ansor di Jawa Timur. Laporan itu diterima dengan nomor polisi LPB/407/IV/2018/UM/Jatim. Dalam semua laporan tersebut, Sukmawati disangkakan dengan Pasal 156 dan Pasal 156 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama. []

SUMBER: VIVA.CO.ID

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline