• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 10 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Dari Anda Opini

Merasakan Manisnya Bersyukur

Oleh Sodikin
6 tahun lalu
in Opini
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
niat puasa senin kamis

Foto: Indian Express

0
BAGIKAN

Oleh: Hamdi Mansyur
Anggota Forum Akselerasi Masyarakat Madani Indonesia (FAMMI)Depok
surat.hamdi40@gmail.com

ADA dua kata yang mudah diucapkan tetapi tidak mudah dipraktikkan, yaitu syukur dan sabar. Manakala diberi kesenangan dan kenikmatan seringkali manusia lupa bersyukur kepada Yang Maha Pemberi, Allah SWT. Banyak manusia terlena dengan kesenangan yang diberi sehingga alpa untuk bersyukur.

Ketika ditimpa kesusahan dan keburukan seringkali muncul keluh kesah dan sumpah serapah seolah-olah tidak mau menerima keadaan tersebut. Akhirnya ketidaksabaran mendominasi sikap dan perilakunya. Firman Allah : “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat, yang tetap mengerjakan sholatnya.” (QS Al-Ma’arij : 19 – 22).

BACA JUGA: Belajarlah Mensyukuri Semua yang telah Allah Beri meski Itu adalah Hal yang Tak Anda Sukai

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Bagi orang mukmin ketika memperoleh kebahagiaan dan kesusahan maka semuanya dianggap sebagai kebaikan. Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh mengagumkan melihat urusan orang mukmin, baginya semua masalah adalah baik. Dan, sikap yang demikian tidaklah terjadi kecuali oleh orang yang beriman.  Jika dia mendapatkan kebahagiaan dia bersyukur dan itu adalah hal yang baik baginya, dan jika dia mendapatkan keburukan dia bersabar, dan itu adalah hal baik baginya.” (HR. Muslim No. 2999). Beginilah  potret manusia yang hatinya lapang dan jiwanya bersih dari angan-angan kosong dan impian yang melemahkan gairah hidup. Inilah manusia kaya yang sebenarnya, yaitu yang memiliki kekayaan jiwa.

Ungkapan rasa syukur tidak cukup hanya dengan ucapan alhamdulillah, tetapi tampak dalam sikap hidup yang selalu memanfaatkan sebaik-baiknya nikmat Allah dengan cara dan tujuan yanag baik pula. Seorang hamba yang bersyukur juga tidak iri dan dengki terhadap anugerah yang Allah berikan kepada orang lain, serta selalu memperbaiki kualitas hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama (hablum minannaas).

Allah SWT membalas sikap syukur hamba-Nya dengan menambah kebaikan demi kebaikan. Tetapi jika hamba itu kufur terhadap nikmat yang telah diberikan maka tunggulah balasan berupa azab yang pedih. Firman-Nya: “Dan (ingatlah juga), ketika Tuhanmu memaklumkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim : 7)

Nabi Muhammad SAW mencontohkan bagaimana caranya bersyukur kepada Allah Yang Maha Pemberi. ‘Aisyah ra. menceritakan tentang ibadah Rasulullah SAW: “Bahwa Nabi SAW berdiri pada shalat malam (tahajud) sampai bengkak kedua kakinya, lalu aku berkata kepadanya : “Kenapa kau lakukan ini wahai Rasulullah? Padahal Allah telah mengampunimu baik dosa yang lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab, “Tidakkah aku suka jika aku menjadi hamba yang bersyukur?” (HR Bukhari No. 1078).

Imam Ibnu Qudamah ra. mengisahkan tentang seorang ulama yang shalih, yaitu Imam Fudhail bin ‘Iyadh. Suatu malam beliau sedang shalat tahajud dan tanpa sepengetahuannya anak laki-lakinya mengikutinya menjadi makmum. Saat tiba Imam Fudhail membaca satu ayat Alquran yang memilukan hati anak itu, lalu anaknya terjatuh dan wafat.

Keesokan harinya banyak orang bertakziah ke rumah sang ulama sebagai rasa ikut berduka. Tetapi Imam Fudhail bin ‘Iyadh justru mengeluarkan ucapan yang mengherankan bagi manusia saat itu. Beliau tidak bersedih dan tak ada air mata yang menetes, justru senyumanlah yang terlihat dari wajahnya. Beliau berucap, “Jangan kalian kira aku sedang bersedih, justru aku bergembira dengan wafatnya anakku ini karena dia wafat dalam keadaan khusnul khatimah.”

BACA JUGA: Bersyukurlah Memiliki Teman yang jadi Alarm Kebaikan

Imam Fudhail bin ‘Iyadh bukan sedang berduka cita dan bersabar, tetapi beliau sedang bergembira dan bersyukur karena putranya wafat dalam keadaan yang sangat bagus, yaitu ketika shalat tahajud. Sungguh jika bukan karena tawakkal yang mendalam, sikap seperti ulama nan shalih itu adalah sikap yang sangat sulit dilakukan manusia zaman sekarang.

Semoga kita bisa mencontoh bagaimana seharusnya seorang hamba bersyukur kepada Tuhannya sebagaimana yang dilakukan oleh para nabi, sahabat dan orang-orang yang shalih. Dengan sikap bersyukur yang benar sesuai tuntunan syari’at-Nya insyaAllah kita bisa meraih manisnya syukur dan memperoleh limpahan kebaikan dari Allah SWT. Aamiin. []

OPINI adalah kiriman pembaca Islampos. Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi dari OPINI di luar tanggung jawab redaksi Islampos.

Tags: SabarSyukur
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kebaikan yang Didapat Karena Menyayangi Kucing

Next Post

Dapat Naungan di Hari Akhir, Beruntungnya 7 Golongan Manusia Ini

Sodikin

Sodikin

Terkait Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 syukur

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0
Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

Padahal, mengungkit dosa masa lalu seseorang yang sudah bertaubat adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam dan sangat dibenci Allah.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

Macam-Macam Mutlaq Muqayyad Beserta Contohnya

Oleh Dini Koswarini
30 November 2023
0
Akibat Zina, Jenis Mutlaq Muqayyad, Sumber Dosa, Aliran Sesat dalam Islam

Pembagian ketentuan mutlaq muqayyad dan contohnya antara lain dalam poin-poin ini.

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.