Merasa Dilecehkan, Ibu Muslim AS Ini Gugat Kepolisian New York

Foto: New York Post
0

NEW YORK – Rabab Musa, seorang ibu Muslim, mengajukan gugatan setelah polisi kota New York menahannya selama berjam-jam dan memaksanya melepaskan jilbabnya secara paksa, lapor Anadolu Agency.

Rabab Musa, 34 tahun, dalam gugatan yang diajukan awal pekan ini mengatakan bahwa ia trauma dengan peristiwa yang terjadi di Times Square September tahun lalu.

“Jilbab adalah tanda kesopanan bagi perempuan Muslim dan orang-orang yang memakainya melakukannya untuk menutupi rambut mereka dari lawan jenis,” demikian isi gugatan itu.

“Bagi wanita Muslim yang mengenakan jilbab, dipaksa untuk melepas jilbab di depan umum dan diarak tanpa mengenakan jilbab, sama saja diarak secara telanjang.”

Catatan polisi menunjukkan Musa meninggalkan Starbucks menuju ke rumahnya ketika ia ditangkap oleh petugas, diborgol dan dibawa ke departemen Midtown South Precinct.

Penahanannya berlangsung enam setengah jam. Selama waktu ini, Musa mengklaim dia diinterogasi karena kejahatan yang tidak ia lakukan. Padahal, dia sama sekali tidak memiliki catatan kriminal.

Musa mengklaim dia dipaksa melepas jilbab, fotonya diambil tanpa izin dan dia dimasukkan ke dalam sel tahanan dengan laki-laki.

Ia dibebaskan tanpa tuduhan setelah tengah malam.  Musa mengakhiri pengalaman memalukannya itu dengan menaiki komuter dari Brooklyn ke rumahnya.

Departemen Hukum kota New York sendiri sedang mengkaji gugatan tersebut. Dan polisi belum berkomentar secara terbuka tentang masalah itu. [fq/islampos]

loading...
loading...