• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Perhatikan 5 Hal Ini, untuk Menasihati Diri Sendiri

by NISA WAHIDAH
5 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Akhlak Mulia Suami Idaman Menasihati Diri Sendiri, Ikoy-Ikoyan,, Hukum Mengusap Wajah dengan Tangan setelah Berdoa, Syarat Terkabulnya Doa, Doa Meminta Kesembuhan, Tingkatan Doa, Doa Agar Dimudahkan Rezeki yang Halal:, Doa Memohon Petunjuk, Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadhan, Khasiat Basmallah, Ketentuan Doa, Pelancar Rezeki, Kandungan Doa Sapujagat

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MENASIHATI diri sendiri adalah suatu kegiatan yang masih jarang kita biasakan pada diri kita.

Berbicara tentang nasihat, aku melihat diri ini tak pantas untuk memberikannya karena orang yang tak memiliki cahaya tidak mungkin dijadikan alat penerang oleh yang lainnya, bagaimana bayangan akan lurus bila kayunya saja bengkok, dan bagaimana akan menasihati jika kita adalah orang yang belum tentu mampu menjalankan atau melakukan apa yang dikatakannya sendiri.

Saling menasihati merupakan salah satu warisan Nabi yang mulia. Beliau selalu mendekatkan para sahabat beliau dan umat manusia dengan nasihat dan wasiat. Beliau senantiasa memberikan nasihat, wasiat, pengajaran, dan pengarahan kepada mereka dalam bentuk yang berbeda-beda.

Memberikan nasihat bisa menjadi hal yang sangat ditekankan jika memang ada orang yang meminta nasihat kepada kita. Hal tersebut masuk ke dalam salah hatu hak sesama muslim yang harus kita tunaikan.

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

BACA JUGA : Menasihati di Dunia Maya, Bolehkah dengan Sindiran?

Seperti didalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA disebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda: ‘’Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam. Para sahabat bertanya: “Apa saja keenam hal itu, wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab: “Jika kamu bertemu dengannya, ucapkanlah salam kepadanya. Jika dia mengundangmu, penuhilah undangannya. Jika dia meminta nasihat maka nasihatilah dia.

Jika dia bersian lalu memuji Allah, hendaklah kamu mengucapkan tasymit (yarhamukallah) untuknya. Jika dia sakit, maka jenguklah, jika dia meninggal, maka iringilah (jenazahnya)”.” (HR Muslim)

Sebelum menasihati orang lain, kita juga dituntut agar bisa menasihati diri sendiri dengan penuh kejutan. Sebab, orang yang tidak mampu berbuat demikian telah menipu jiwanya.

Keturunan Syarif dan Syarifah Akhlak Mulia Menasihati Diri Sendiri
Foto: Freepik

Orang seperti ini tidak mungkin bisa menasihati orang lain, bahkan Allah Ta’ala mengancamnya dalam ayat :

اَتَأْمُرُوْنَ النَّا سَ بِا لْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ اَنْفُسَكُمْ وَاَ نْتُمْ تَتْلُوْنَ الْكِتٰبَ ۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

a ta-muruunan-naasa bil-birri wa tangsauna angfusakum wa angtum tatluunal-kitaab, a fa laa ta’qiluun

“Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Kitab (Taurat)? Tidakkah kamu mengerti?”(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 44).

BACA JUGA : Kebaikan Bagi Mereka yang Saling Menasihati
Maka dari itu, berikut adalah 5 hal yang perlu diperhatikan untuk menasihati diri sendiri :

1. Menasihati diri Sendiri: Yang Namanya hidup pasti tidak selalu berjalan mulus

Inilah hidup, jalannya semua orang nggk ada yang mulus terus. Kadang berlika-liku, atau naik dan turun. Tidak semua hal akan selalu berjalan sesuai dengan rencana kita, tapi itu semua bukan berarti kita telah gagal. Terkadang, ada belokan dan gangguan pada jalan seperti itu justru membuat kita malah lebih menarik untuk menghadapinya.

Karena kita yakin setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan itulah firman Allah SWT dalam Q.S Al-Insyirah : 6 :

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

inna ma’al-‘usri yusroo

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6).

2. Menasihati diri sendiri: Hidup itu bukan perlombaan

Kita pasti merasa lelah jika setiap saat selalu membandingkan diri kita dengan orang lain, atau terus menerus harus jadi yang nomor satu dalam segala hal. Tidak penting seberapa cepat kita sampai pada garis akhir, yang terpenting adalah perjalanan itu. Jadi kita cukup berlari sekencang, atau sepean mungkin, yang penting kita harus tetap maju.

Kita tidak peru bingung harus menang setiap saat, hidup itu lebih dari sekedar perlombaan.

3. Menasihati diri sendiri: Tidak semua orang akan setia untuk selamanya

Dalam hidup, kita pasti bertemu dengan banyak orang dan yang pada akhirnya pergi meninggalkan kita. Walaupun kita berusaha sekuat mungkin agar orang itu tetap mau tinggal.

Terima saja, memang inilah hidup. Kadang seseorang akan pergi dari hidup kita agar kita dapat bertemu dengan orang yang kebih baik, atau mungkin agar kita bisa belajar untuk diri sendiri, untuk sementara waktu.

4. Menasihati diri sendiri: Masalah bisa diselesaikan dengan mengubah gaya pikir kita

Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan seluruh masalah yang ada pada hari kita, tapi kitab isa mengubah pola pikir kita hari ini. Kita tidak bisa mengontrol apa yang terjadi pada kita.

https://www.youtube.com/watch?v=7ZoS7OD0q7A&t=203s

Teruslah memiliki gaya pikir yang positif, jadi sebagaimana buruknya hal-hal di sekeliling kita, kita tidak harus jadi putus asa.

BACA JUGA: 19 Nasihat Pernikahan

5. Menasihati diri sendiri: Waktu akan menyembuhkan segala hal

Kalau hari ini kita punya banyak masalah, maka bersabarlah. Seiring berjalannya waktu, suatu saat rasa sakit itu akan pudar, kesaahan kita akan dimaafkan, keburukan kita akan dilupakan dan pikiran kita akan menemukan kedamaian. []

Semoga kita mampu menghadapi hari-hari yang penuh dengan kejutan ini yaaaa. Dan ingat libatkanlah Allah dalam segala sesuatunya.

SUMBER : EBOOK ‘’BIDAYATUL HIDAYAH’’

Tags: diri sendirimenasihatiMenasihati diri sendiri
ADVERTISEMENT
Previous Post

3 Tingkatan Ikhlas Menurut Syeikh Nawawi Al Bantani

Next Post

Inilah 5 Adab Menjenguk Orang Sakit yang Perlu Diperhatikan oleh Orang Muslim

NISA WAHIDAH

NISA WAHIDAH

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.