ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Menag: Anak-anak berkualitas hanya Datang dari Keluarga Baik

0

Advertisements

YOGYAKARTA—Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin telah mengapresiasi terbitnya peraturan daerah (perda) ketahanan keluarga yang dibuat oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Yogyakarta.

Menurut Menag, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Sebagai unit terkecil, keluarga memiliki posisi strategis. Sumber ketahanan nasional ada di keluarga. Karenanya, ketahanan keluarga sangat penting. Untuk itu, Kemenag dalam beberapa tahun terakhir juga intensif mengembangkan program bimbingan perkawinan.

BACA JUGA: Ini Langkah Kemenag terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

“Setiap warga kita yang akan menikah akan dibekali dengan bimbingan perkawinan, mengikuti bimbingan pra-nikah,” kata menag saat menjadi pembicara pada acara Sarasehan dan FGD Ketahanan Keluarga yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Yogyakarta dengan mengusung tema BERKAH (Belajar Rahasia Nikah), di Yogyakarta, Rabu (7/11/2018).

Menag menilai, bimbingan pra nikah tidak hanya penting dalam rangka memberikan bekal mereka sebagai calon pengantin, tapi juga calon orangtua. “Anak-anak yang berkualitas, hanya datang dari keluarga-keluarga baik, para orangtua setidaknya memiliki pemahaman, kemampuan mengajarkan hal-hal yang baik. Dalam hal ini, pendidikan orang tua tidak kalah pentingnya,” tambah Menag.

Menag juga berterima kasih kepada pemda Yogyakarta yang serius menangani keluarga. Ia juga berharap langkah ini diikuti oleh daerah-daerah lain.

“Terima kasih Pemda Yogyakarta yang telah menerbitkan perda tentang Ketahanan keluarga. Semoga nantinya akan diikuti oleh daerah lain. Yogya menjadi contoh bagi kota lain, untuk fokus pada ketahanan keluarga,” ungkap Menag Lukman.

BACA JUGA: Alturistis dalam Keluarga, Haruskah?

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Provinsi Yogyakarta M Lutfi menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya tengah menjalin sinergi dengan Pemda terkait program ketahanan keluarga. Sinergi ini ditujukan kualitas hidup masyarakat DIY semakin baik.

“Semoga menuju keluarga yang tangguh, sakinah mawaddah warahmah dapat diwujudkan bersama,” kata M Lutfi. []

SUMBER: KEMENAG

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline