Kunjungi Jepang, Menag Akan Ngaji Bareng WNI di Tokyo

0

TOKYO—Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin saat ini, Ahad (12/11/2017), tengah melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Di sela-sela kunjungannya tersebut, menag akan menggelar pengajian yang digelar di KBRI Tokyo bekerjasama dengan PCINU Tokyo.

“Saya banyak menerima informasi tentang kehidupan Muslim di Jepang, khususnya Tokyo,“ ujar Lukman seperti dikutip dari Republika, Ahad (12/11/2017).

Didampingi Kepala Balitbang Diklat Abd Rahman Mas’ud, Kepala Puslitbang Kehidupan Keagamaan Muharram Marzuki, Menag mengunjungi masjid terbesar di Tokyo –juga merupakan Pusat Kebudayaan Turki.

Dalam kesempatan tersebut menag berbincang dengan Humas “Tokyo Camii and Turkish Center”,Shimoyama Shigeru, kemudian ia menunaikan salat Dhuha dan di masjid berarsitektur Turki tersebut.

“Masjid ini sangat indah ornamennya. Turki memang dikenal memiliki peradaban tinggi.”

Selama di Jepang, Lukman dijadwalkan akan berkunjung ke KEIO Shonan Fujisawa Campus 5322 Endo Fujisawashi, Kanagawa Japan. Di hadapan civitas akademika kampus, Lukman akan menggelar diskusi tentang kehidupan beragama dan penanganan industri halal di Indonesia.

Selain itu, Menag juga akan berkunjung ke Universitas Chuo (Tama Campus). Berdiskusi dengan Prof Hisanori Kato tentang Kehidupan Beragama di Indonesia, dan dijadwalkan memberikan kuliah umum bertajuk “Kebijakan Mengelola Keragaman Agama di Indonesia”.

Menag juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Ministry of Justice Jepang , Public Security Intelligency Agency. Pertemuan itu akan membahas tentang “Kebijakan Pengaturan Perlindungan Umat Beragama di Indonesia”.

Selama di Jepang, Menag juga akan melakukan kegiatan ngaji bareng dengan warga Indonesia di Tokyo. Pengajian akan digelar di KBRI Tokyo bekerjasama dengan PCINU di sana.[]

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline