Mayoritas Rakyat Skotlandia Tolak Kemerdekaan dari Inggris

Foto: Dispatch News Desk
0

EDINBURGH – Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas orang Skotlandia menolak kemerdekaan dari Inggris. Penolakan ini terjadi meskipun pemerintah mengungkapkan rencana untuk referendum kemerdekaan kedua.

Survei yang dilakukan oleh surat kabar Inggris The Times, menunjukkan Selasa (14/3/2017) bahwa 57 persen pemilih Skotlandia menolak kemerdekaan.

Jajak pendapat ini datang sehari setelah Partai Nasional Skotlandia (SNP) mengumumkan akan meminta izin untuk adanya referendum kedua agar bisa berpisah dari Inggris. Alasannya, London dianggap telah gagal untuk berkompromi dengan Edinburgh terkait Brexit.

Perdana Menteri Skotlandia dan pemimpin SNP, Nicola Sturgeon, mengatakan dalam konferensi pers bahwa rakyat Skotlandia sebanyak 62 persen menjadi 38 persen dalam referendum bulan Juni tahun lalu untuk tetap di Uni Eropa (EU), dan karena itu mereka harus ditawarkan pilihan.

Sturgeon menunjukkan bahwa kepentingan Skotlandia tidak bisa diabaikan dan referendum akan diadakan akhir tahun 2018 atau awal tahun 2019.

“Jadi minggu depan saya akan meminta persetujuan dari Parlemen Skotlandia untuk membuka diskusi dengan pemerintah Inggris terkait rincian perintah Pasal 30 – prosedur yang akan memungkinkan Parlemen Skotlandia membuat undang-undang untuk referendum kemerdekaan,” kata pemimpin SNP tersebut. [fq/islampos]

loading...
loading...