ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Masuk Surga Lewat Haji

Foto: Haaretz
0

TENTU setiap orang di dunia ini menginginkan jika kematiannya datang menjemput, maka ia akan mendapatkan tempat terindah di akhirat. Surga adalah satu-satunya tempat yang menjadi impian. Bahkan, orang yang menyadari bahwa dirinya selalu berbuat dosa pun ingin bisa masuk ke dalamnya.

Tentunya, surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang suci. Dan kita menyadari bahwa untuk menjadi orang yang suci itu tidaklah mudah. Ada berbagai macam rintangan yang akan kita hadapi untuk membersihkan diri dari segala noda dosa.

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir. Allah SWT telah memberikan jalan terbaik untuk menyucikan diri. Salah satunya ialah dengan pergi berhaji ke tanah suci. Ya, pembuat syariat menganjurkan kaum muslimin mengerjakan ibadah yang agung ini, memotivasi mereka mengerjakannya dan mengajak mereka melaksanakannya dengan berbagai gaya dan penjelasan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Rasulullah ﷺ bersabda, “Amal perbuatan yang paling utama ialah beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, kemudian jihad di jalan-Nya, kemudian haji yang mabrur,” (Muttafaq alaih).

Rasulullah ﷺ bersabda, “Haji yang mabrur tidak mempunyai balasan, melainkan surga,” (Muttafaq alaih).

Rasulullah ﷺ bersabda, “Jihad orang yang telah lanjut usia, orang lemah dan wanita adalah haji yang mabrur,” (Diriwayatkan An-Nasa’i. Hadis ini shahih).

Rasulullah ﷺ bersabda, “Umrah ke umrah lainnya adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak mempunyai balasan kecuali surga,” (Diriwayatkan Al-Bukhari).

Dalam hadis tersebut dikatan bahwa hanya haji yang mabrur sajalah yang dapat memperoleh surga. Lantas, apa itu haji mabrur? Haji mabrur ialah haji yang bersih dari semua dosa dan penuh dengan kebaikan.

Jika kita menginginkan masuk ke dalam surganya Allah SWT dengan jalan melakukan ibadah haji, maka laksanakanlah ibadah tersebut dengan penuh kekhusyuan. Ibadah tersebut dilakukan semata-mata untuk meraih ridha-Nya. Pintalah maaf pada-Nya dengan sungguh-sungguh dan perbanyak amal kebaikan. Dengan begitu, insyaAllah kita akan dibersihkan dari dosa, dan pintu surga terbuka bagi kita. Wallahu ‘alam. []

Referensi: Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim/Karya: Abu Bakr Jabir Al-Jazairi/Penerbit: Darul Falah

loading...
loading...