Mantan Jubir Gus Dur Sebut Pelengseran Presiden Keempat Itu Sudah Direncanakan

0

JAKARTA—Mantan Juru Bicara Mantan Presiden Abdurahmman Wahid (Gus Dur), Addie Mashardi mengatakan, pelengseran Gus Dur sudah didesain untuk melancarkan proses amandemen. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers peringatan 20 Tahun Reformasi.

“Ketika Gus Dur menjabat, beliau langsung melakukan moratorium terhadap kontrak-kontrak perusahaan asing khususnya perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam,” katanya di Jakarta Timur, Jumat (22/6/2018).

BACA JUGA: Kala Gus Dur Bikin Raja Arab Tertawa

Ia menyampaikan, bahwa memang waktu itu alasan Gus Dur dilengserkan melalui Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) karena pergantian Kapolri secara sepihak tanpa persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Setelah Gus Dur lengser, lalu keluar UU Migas yang sangat pro kepentingan asing. Para founding fathers membuat Pasal 33 UUD 1945 untuk melindungi dan menjaga sumber daya alam Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, UU Migas mengurangi legitimasi Pasal 33 UUD 1945. Bahkan, kata dia Amandemen UUD 1945 menghilangkan esensi check and balance pada fungsi DPR.

BACA JUGA: Amien Rais Sebut Reformasi Indonesia Belum Tercapai, Ini Penjelasannya

“Hal ini membuat presiden menjadi seseorang yang sangat berkuasa dan berbahaya bagi kehidupan demokrasi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dirinya berpesan agar Konstitusi dikembalikan sehingga fungsi kontrol terhadap Pemerintah menjadi lebih kuat. []

Reporter: Rhio

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline