ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Manisnya Hidup Terasa setelah Lelahnya Berjuang

Foto: PublishYourArticles.net
0

KEHIDUPAN ini tidak akan pernah terlepas dari ujian dan pujian. Tentunya setiap dari kita pernah merasakan yang namanya jatuh bangun dalam mencapai apa yang kita inginkan atau cita-citakan.

Allah telah menciptakan kehidupan ini dengan seimbang dan berpasang-pasangan. Sama halnya ketika kita mendapat ujian maka ujian ini akan berpasangan dengan kenikmatan yang akan kita dapatkan.

Seorang Thomas Alva Edison, ia harus mengalami kegagalan dalam penemuannya sebanyak 999 kali. Hingga penemuannya yang ke 1000 ia baru menemukan sebuah lampu. Yang hingga saat ini lampu tersebut bisa bermanfaat dalam kehidupan manusia.

Para Nabi, harus mengalami siksaan dari umatnya terlebih dahulu dan menanggung segala kepedihan di dunia ini. Hingga pada akhirnya Allah akan balas semua rasa lelahnya dengan keindahan surga yang tiada tara.

Setiap orang yang menginginkan kesuksesan sudah seharusnya mengalami sebuah proses panjang yang melelahkan. Seperti kata Imam Syafii “Berlelah-lelah lah, manisnya hidup terasa ketika kita lelah berjuang.”

BACA JUGA:
3 Trik Rasulullah Menghadapi Pujian
Dapat Pujian? Jangan Lupa Berdoa

Nampaknya kita harus menjadikan perkataan Imam Syafii ini sebagai acuan dalam hidup. Terkadang kita sangat mudah untuk berputus asa ketika menghadapi sebuah ujian.

Jika kita pahami, sesungguhnya ujian yang datang dari Allah merupakan hal-hal yang akan membuat kita tetap bertahan dan membentuk kita menjadi orang yang luar biasa.

Hidup ini tidak akan mengesankan jika kita melewatinya dengan hal-hal yang menyenagkan saja. Terkadang, kita memerlukan sebuah ujian-ujian kecil untuk menguji seberapa bisa kita bertahan dalam hidup ini. Maka, tetaplah bertahan dengan apa yang Allah tentukan. Karena sesungguhnya Allah lebih mengetahui diri kita yang sesungguhnya. []

loading...
loading...