Mangkir 11 Kali dari Panggilan KPK, JK: Setnov Harus Taat Hukum, Jangan Mencari Alasan

0

TANGERANG – Hingga kini tercatat 11 kali Ketua DPR RI Setya Novanto mangkir dari panggilan KPK yang menjadikannya sebagai tersangka ataupun saksi atas kasus pengadaan KTP Elektronik yang sedang menjeratnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta yang bersangkutan tidak mencari-cari alasan untuk tidak hadir.

Jusuf Kalla kembali menegaskan, Ketua DPR RI tersebut harus menaati aturan hukum yang berlaku. “Harus taat hukumlah, jangan mengada-ada saja,” ujar Jusuf Kalla, seperti dikutip dari Republika pada Rabu (15/11/2017) kemarin.

Ia sebelumnya juga menyangkal penolakan Novanto menghadiri panggilan KPK dengan dalih pemanggilannya harus mendapatkan izin dari presiden.

Jusuf Kalla menegaskan, KPK tidak perlu meminta izin Presiden Joko Widodo untuk memeriksa anggota DPR karena memiliki undang-undang tersendiri.

“Kalau KPK, tidak butuh (izin presiden). Kalau polisi, memang membutuhkan izin. KPK ada UU tersendiri kan, jadi tidak perlu izin presiden,” ujar Jusuf Kalla, Selasa (7/11/2017).

Terkait langkah Pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto, Fredrich Yunadi, yang sambangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), JK menilai tindakan itu merupakan upaya dari seseorang yang ingin bebas dari jeratan hukum.

“Itu ya namanya usaha. Banyak orang berusaha untuk bebas dengan bermacam-macam (cara). Jadi, selama hukum membolehkan, silakan saja,” pungkasnya.[]

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline