islampos
Media islam generasi baru

Mah, Pah, Yuk Belajar dari Wasiat Luqman Hakim Ini

Foto: Muslim Matters
0

LUQMAN Hakim adalah salah satu manusia biasa yang Allah berikan keistimewaan dan penghargaan tinggi atas perbuatannya sebagai contoh orangtua teladan.

Meski bukan termasuk Nabi dan Rasul, Luqmanul Hakim adalah seorang laki-laki sekaligus ayah yang sholeh yang senantiasa menasehati dan mendidik anaknya agar selalu mencitai Allah dan Rasul-Nya.

Bahkan nama Luqman, Allah masukan dalam sebuah surat dari 114 surat di dalam Al Qur’an. Surat Luqman pun berisi beberapa pesan atau wasiat Luqman kepada anaknya yang Allah abadikan dalam kalam-Nya.

Sebagai orangtua perlu kiranya kita mengambil pelajaran dari wasiat Luqman Hakim kepada anaknya ini. Hal itu tentu agar kita sebagai orangtua bisa mendapatkan gambran bagaimana mendidik buah hati kita, agar tercetak anak-anak yang sholeh dan sholeha.

Dilihat dari Surat Luqman ayat 13-19, Inilah 8 Wasiat Luqmanul Hakim pada anaknya:

1. Janganlah mempersekutukan Allah SWT, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kelaliman yang besar.
2. Kita harus selalu berbuat baikkepada dua orang ibu-bapaknya apalagi seorang ibu. Sebab, ibu lah yang telah mengandung anaknya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.
3. Senantiasa bersyukurlah kepada Allah dan kepada kedua orangtua atas nikmat hidup yang dijalani di dunia ini.
4. Harus mempergauli orangtua dengan baik hanya dalam urusan keduniaan, bukan keagamaan.
5. Harus senantiasa merasa diawasi Allah SWT dalam setiap perbuatan kita, sebab sesungguhnya jika ada seberat biji sawi, dan berada dalam batukarang atau dilangit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya. Sebab Allah adalah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
6. Laksanakanlah shalat dan perintahkanlah mengerjakan yang ma’ruf dan cegahlah dari kemunkaran dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kita di dunia.
7. Jangan menjadi manusia yang sombong dan angkuh. Sebab Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.
8. Sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suara kita. Sebab, sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

Semoga kita para orantua dapat mengambil pelajaran dari wasiat Luqman kepada anaknya seperti di atas. Waallahu’alam. []

loading...
loading...