islampos
Media islam generasi baru

Lionel Messi Akan Bangun Sekolah Untuk 1600 Anak Suriah  

Foto: Saraboom
0

SPANYOL — Pemain sepak bola Argentina yang juga pemain bintang FC Barcelona, Lionel Messi, mengumumkan akan menyumbangkan sebuah sekolah untuk anak-anak Suriah, kantor berita Middle East Monitor melaporkan hari Rabu (3/5/2017) kemarin

Messi menulis sebuah postingan di halaman Facebook resminya yang mengatakan: “Yayasan Leo Messi telah membantu UNICEF untuk membangun 20 ruang kelas pra-fabrikasi di Suriah.

Kelas tersebut menawarkan bagi lebih dari 1.600 anak-anak sebuah lingkungan belajar yang lebih baik di sekolah mereka.”

Menurut majalah Marca Spanyol: “Kontribusi ini telah memungkinkan lebih dari 1.600 anak-anak untuk menghadiri sekolah dengan ruang kelas yang lengkap.

Selain itu, juga dilengkapi panel surya untuk menyediakan lingkungan terbaik untuk belajar meskipun ada konflik di negara tersebut, yang sekarang memasuki tahun keenam. ”

Ini bukan kampanye dukungan pertama yang pesepak bola internasional itu lakukan untuk membantu Timur Tengah dan Afrika Utara khususnya bidang pada bidang pendidikan dan kesehatan untuk anak-anak.

Pada bulan Februari dia meluncurkan sebuah kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan hepatitis C di Mesir.

Tahun 2013 silam, pemain sepak bola asal Argentina yang merupakan Ambassador Goodwill Unesco PBB ini pernah menyumbangkan € 100.000 (130.000 dolar) kepada anak-anak Suriah.

Menurut surat kabar Spanyol, Messi meraih € 300.000 selama tur dengan nya FC Barcelona di Amerika Utara.

Dia memutuskan untuk menyumbangkan sepertiga dari jumlah untuk anak-anak di Suriah yang menjadi korban tak berdosa dari perang sipil yang sedang berlangsung.

Pada tahun 2007 Messi mendirikan sebuah yayasan yang disebut “Lionel Messi” – sebuah organisasi amal yang menyediakan pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak.

Dalam sebuah wawancara dengan fans, Messi mengatakan bahwa “menjadi terkenal telah memungkinkan saya kesempatan untuk membantu orang-orang yang benar-benar membutuhkannya, terutama anak-anak.”[]
Sumber: Unicef

 

loading...
loading...