Lembaga Pengawas: Kebijakan Trump akan Tingkatkan Korupsi di AS

0

BERLIN – Lembaga pengawas anti korupsi global, Transparency International (TI) mengatakan kebijakan yang diusulkan Presiden AS Donald Trump akan meningkatkan korupsi dan ketidakadilan di seluruh negeri, Press TV melaporkan.

Pengawas anti-korupsi Rabu ini (25/1/2016) mengatakan bahwa politisi populis seperti Trump dan kandidat presiden Prancis Marine Le Pen akan membawa korupsi dan kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

Pemimpin otokratis seperti itu sering melemahkan demokrasi, memperkuat tindakan keras terhadap masyarakat sipil dan membatasi kebebasan pers, kata kelompok yang berbasis di Berlin tersebut.

“Dalam kasus Donald Trump, tanda-tanda pertama dari pengkhianatan janji sudah ada,” tulis kepala penelitian TI Finn Heinrich di sebuah blog tentang laporan itu.

TI umumnya mendefinisikan korupsi sebagai penyalahgunaan kekuasaan publik untuk keuntungan pribadi.

Laporan TI muncul dua hari setelah pengacara konstitusi dan etika mengajukan gugatan hukum, mengatakan Trump tenggelam dalam konflik kepentingan.

Trump, bagaimanapun, menolak tuduhan tersebut dengan mengatakan gugatan yang diajukan oleh Citizens for Responsibility and Ethics di Washington itu tidak berdasar.

Trump adalah salah satu kandidat yang paling tidak populer yang pernah terpilih sebagai presiden, menurut jajak pendapat. Selama kampanye, ia membuat pernyataan kontroversial tentang Muslim, imigran gelap serta Afrika Amerika.[fq/islampos]

loading...
loading...