ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Kurang Dana, Pembangkit Listrik Satu-satunya di Gaza Ditutup

0

GAZA–Pembangkit listrik satu-satunya di Jalur Gaza ditutup hari Ahad ini (16/4/2017) karena kurangnya dana yang dibutuhkan untuk membeli bahan bakar, demikian lapor Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan, otoritas Hamas menyalahkan pemerintah yang berbasis di Ramallah untuk berhentinya operasional pembangkit listrik.

“Pabrik ditutup akibat desakan pemerintah Ramallah untuk menerapkan pajak, sebuah langkah yang harganya tiga kali lipat dari harga BBM dan mencegah kita dari membeli itu,” kata pernyataan Hamas.

Selama bertahun-tahun, Jalur Gaza dengan sekitar dua juta penduduk telah mengerang di bawah kurangnya daya listrik.

wilayah yang diblokade itu membutuhkan sekitar 400 megawatt listrik per hari, tetapi hanya menerima sekitar setengah dari itu.

Hamas dan pemerintah yang berbasis di Ramallah saling tuding terkait krisis listrik ini. Sementara Hamas menuding krisis listrik diakibatkan pajak atas bahan bakar, pemerintah di Ramallah menyalahkan kontrol Hamas atas otoritas energi mencegah penyelesaian krisis.

Awal tahun ini, Turki menyediakan Gaza dengan 15 ton bahan bakar untuk mengoperasikan pembangkit listrik, sementara Qatar membayar $ 12 juta untuk membeli bahan bakar untuk pembangkit listrik.[fq/islampos]

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...