ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Korban Perang Bosnia Kecam Pembangunan Monumen Peringatan untuk Tentara Rusia

Foto: Dawn
0 245

BELGRADE–Kelompok yang mewakili korban Perang Bosnia menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat kemarin (14/4/2017), terkait pendirian sebuah monumen untuk para tentara bayaran Rusia yang tewas dalam pertempuran dalam konflik Bosnia 1992-1995.

Sebelumnya pada hari Rabu, warga Serbia Bosnia mendirikan sebuah monumen setinggi 5,5 meter di sebuah bukit di kota Visegrad timur untuk menghormati para pejuang asing.

Menurut Republika Srpska –entitas Bosnia Bosnia-Herzegovina– 37 tentara bayaran Rusia tewas dalam perang tersebut, tujuh di antaranya di Visegrad.

Asosiasi Korban dan Saksi Genosida serta Gerakan Ibu Srebrenica dan Zepa Enclaves sangat mengutuk tindakan pembangunan monumen tersebut, lapor Anadolu Agency.

“Semua orang yang bersama-sama dengan tentara Republika Srpska berada di sisi yang sama dan membawa label pelaku genosida di Bosnia-Herzegovina,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan bersama.

“Upacara ini memberi penghargaan kepada sukarelawan yang membunuh korban yang tidak bersalah di Visegrad, dan mengirimkan pesan yang jelas bahwa koeksistensi itu tidak mungkin diwujudkan,” tambahnya.

Kelompok korban percaya perwakilan Bosnia dan Kroasia harus meluncurkan sebuah inisiatif untuk menghapus monumen peringatan dari Visegrad.

Asosiasi Kamp Konsentrasi-Tahanan Bosnia dan Herzegovina juga mengecam mohumen peringatan tersebut namun mengatakan bahwa mereka “tidak terkejut”.

Kota Visegrad dahulu menjadi saksi kekejaman selama perang, yang dilakukan oleh pasukan Serbia.

Pada tanggal 27 Juni 1992, milisi Serbia Bosnia memaksa sekitar 70 Muslim Bosnia, termasuk wanita dan anak-anak, ke sebuah rumah sebelum mengunci pintu dan membakar bangunan tersebut.

Mereka yang mencoba melarikan diri dari api melalui jendela langsung ditembak.

Banyak dari mereka yang dianggap terlibat dalam pembantaian tersebut tidak pernah diadili.[fq/islampos]

Comments
Loading...