ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Klaim Yerusalem Buat Israel Leluasa Yahudikan Al Aqsha?

0

Advertisements

YERUSALEM –Keputusan Trump yang mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menurut Lembaga-lembaga Islam yang berbasis di Yerusalem, dapat dimanfaatkan ekstremis Yahudi untuk mengubah status Masjid Al-Aqsha.

Pernyataan bersama tersebut dirilis oleh Dewan Urusan Islam Yerusalem, Komite Islam Tertinggi, Otoritas Fatwa Palestina, Departemen WakafYerusalem, dan Wakaf Islam yang merupakan lembaga pengawas situs suci Islam diYerusalem, Kamis (7/12/2017).

“Kami memperingatkan terhadap eksploitasi keputusan (Trump) ini oleh pendudukan Israel dan kelompok-kelompok ekstremis Yahudi untuk memajukan rencana mereka karena berkaitan dengan Masjid Al-Aqsha,”kata lembaga-lembaga Islam tersebut dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Related Posts
1 of 15

Keputusan Trump disinyalir akan membuat Israel lebih leluasa untuk meyahudikan kompleks Masjid Al Aqsha dengan tujuan untuk mengubah demografi historis kota tersebut.

Lembaga-lembaga Islam itu pun mendesak AS agar mencabut pengakuannya yang sangat tidak adil bagi Palestina.

“Kami memperingatkan (Amerika) terhadap konsekuensi resolusi ini yang melanggar resolusi internasional dan piagam pendiri PBB.” []

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline