• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kisah Imam Syafi’i Khatam Al-Quran hingga 60 Kali Selama Ramadhan

by Haura Nurbani
2 tahun ago
in Ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imam Syafi’i, Syurokaa, Rasulullah

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

NAMA Imam Syafi’i yang merupakan salah seorang ulama besar, mujtahid mutlak, pembaharu agama setiap 100 tahun sekali, dan juga pendiri mazhab fiqih yang masyhur diikuti, tentu menjadi nama yang tak asing lagi bagi masyarakat muslim Tanah Air.

Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Idris bin al-Abbas bin Utsman bin Syafi’ bin as-Sa’ib bin Ubaid bin Abdu Yazid bin Hasyim bin al-Muthalib bin Abdu Manaf bin Qushay. (Lihat: Yusuf bin Taghri, an-Nujum az-Zahirah fi Muluki Mishr, Kairo: Wizaratus-Tsaqafah], jilid II, halaman 176).

Dengan demikian, nama Syafi’i dinisbahkan kepada salah satu nama kakeknya yang bernama Syafi’. Selain nisbah masyhur Syafi’i, namanya juga dinisbahkan kepada al-Qurasyi, al-Muthalibi, dan al-Maki.

BACA JUGA:  Nasihat Imam Asy-Syafi’iy kepada Muridnya

ArtikelTerkait

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

Ia lahir di Askelon (Askolan) Gaza, Palestina pada tahun 15 Hijriah. Pada usia 2 tahun, setelah ayahnya wafat, Syafi’i kecil dibawa oleh ibunya ke Mekah. Setelah dewasa, ia dua kali berkunjung ke Baghdad. Di sana ia menyusun qaul-qaul qadim atau mazhab lamanya. Setelah itu, ia menuju Mesir dan tinggal di sana pada tahun 199 Hijriah. Di sana ia menyusun qaul-qaul jadid atau mazhab barunya.

Imam asy-Syafi'i, Nasihat Imam Al-Ghazali, Sosok Qutaibah bin Sa'id, Abu Zayd Hunayn, Ibnu Khaldun, Perbedaan Habib dan Syekh, Keistimewaan Ibnu Taimiyah,Imam Malik, Imam Syafi’i
Foto: lumajang.jatimnetwork.com

Manaqib atau kisah perjalanan hidup Imam asy-Syafi’i terlalu banyak dan keutamaan-keutamaannya terlalu masyhur untuk diceritakan. Kecerdasan dan kejeniausannya sudah tampak sejak kecil. Tak heran setelah dewasanya, ia berhasil menjadi mujtahid yang brilian.

Bagaimana tidak pada usia 7 tahun, ia sudah hapal Al-Quran. Hapal kitab al-Muwatha karya Imam Malik pada usia 10 tahun. Pada usia 15 tahun, ia sudah mampu berfatwa memenuhi permintaan para ulama lain dan siapa saja yang membutuhkan. Namun, tidaklah ia berfatwa kecuali setelah menghapal 10.000 hadis. (Lihat: Jamaluddin Abul-Farah al-Jauzi, al-Muntazhim fi Tarikh al-Umam, Beirut: Darul Kutub, 1992, Jilid X, halaman 135).

Satu riwayat menyebutkan, pada awal usianya, Imam Syafi’i tidak begitu banyak membaca Al-Quran karena sibuk menuntut ilmu. Baru di penghujung usianya, ia memperbanyak kembali tilawah Al-Qurannya.

Ar-Rabi mengatakan, “Imam Syafi’i setiap hari satu kali mengkhatamkan Al-Quran. Bahkan, di bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya hingga 60 kali di luar bacaan Al-Quran pada saat shalat. Suaranya sangat merdu. Tak heran, saat suaranya terdengar orang banyak, mereka sampai menangis keras.”

Sama halnya dalam ibadah malamnya. Setiap malam, Imam Syafi’i selalu bangun di sepertiganya. Bahkan, di akhir-akhir hayatnya, ia selalu menghidupkannya semalaman.

Husain al-Karabisi pernah menceritakan pengalamannya, “Aku bermalam di tempat Imam asy-Syafi’i tidak hanya satu malam. Di sepertiga malam, ia selalu bangun. Ia tidak kurang membaca ayat 50, bahkan sampai 100 ayat. Tidaklah melewati ayat tentang rahmat kecuali memohon kepada Allah. Dan tidaklah melewati ayat tentang azab kecuali berlindung kepada-Nya.” (Lihat: Yusuf bin Taghri, an-Nujum az-Zahirah fi Muluki Mishr, Kairo: Wizaratus-Tsaqafah, jilid II, halaman 176).

Ulama bisa belajar di mana saja. Sebagai contoh, Imam Bukhari juga tak segan belajar di luar kelas. Nikmatnya Hidup Sederhana, Imam Muslim, Saya Tidak Tahu, Hasan Al-Bashri, Ibrahim bin Adham,, Imam Syafii, Imam Ahmad, Imam Syafi’i
Foto: Pinterest

Imam Syafi’i sendiri tutup usia di Fustath (Kairo), pada hari Kamis, akhir bulan Rajab 204 Hijriah dalam usia 54 tahun. Jenazahnya dikebumikan di Qarrafah ash-Shughra yang sekarang dikenal sebagai komplek pemakaman para wali yang ada di Kairo, Mesir.

BACA JUGA:  Syair Kerinduan Imam Syafi’i kepada Tanah Gaza

Di tempat pemakamannya terdapat pelataran atau halaman yang pernah dimakmurkan oleh Sultan Shalahuddin Yusuf dan dibangun kubah di atas pusaranya oleh Raja Kamil Muhammad. Dan kubah itu pun masih ada hingga sekarang.

Di sekitar makam Imam Syafi’i terdapat Makam Syaikh Jalaludin Al-Suyuthi, salah satu penulis Tafsir Jalalain bersama Jalaludin Al-Mahalli, Makam Ibnu Hajar Al-Asqalani, Imam Laits, Rabiah Al-Adawiyah dan Sahabat Uqbah bin Umar.

Semoga kita termasuk orang yang mampu mengambil pelajaran dari kesungguhan ibadah Imam Syafi’i, meneladani kecintaannya terhadap Al-Quran, serta memperoleh keberkahan ilmunya. Wallahu a’lam. []

SUMBER:  KEMENAG.GO.ID

Tags: imam syafi'ikhattam quranRamadhan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puasa, Benteng Kokoh Agar Fokus Ekspansi

Next Post

Ngabuburit, Siapa yang Memulainya Sih?

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Lebaran

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

30 Maret 2025
gerd

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

30 Maret 2025
Puasa, Sunnah Puasa Ramadan, Puasa Syawal

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

30 Maret 2025
Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

30 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.