ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ketua GNPF MUI: Hermansyah Dedikasikan Dirinya untuk Umat

Foto: Hidayatullah
0

JAKARTA– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF MUI) Bachtiar Nasir mengutuk keras pelaku penyerangan terhadap Pakar Telematika Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah, oleh sekelompok orang tidak dikenal. Ia mengungkapkan, pengeroyokan tersebut sangat kejam, biadab, dan tidak berprikemanusiaan.

“Akibat perbuatan mereka, saudara saya Hermansyah dalam kondisi kritis dengan luka yang sangat parah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com, Senin (10/07/2017).

Bachtiar mengaku, prihatin dan ikut merasakan betapa sakit dan sedihnya menghadapi peristiwa ini. Ia berharap Hermansyah diberikan kesembuhan yang cepat dari Allah Subhanahu Wata’ala dan keluarganya diberikan kekuatan dan juga limpahan perlindungan dari-Nya.

Bagi Bachtiar, sosok Hermansyah lebih dari sekedar sahabat. Pimpinan AQL Center ini mengungkapkan, Hermansyah adalah adalah alumni ITB yang ia banggakan dan teman seperjuangan yang disegani dan hormati.

Terlebih, sambungnya, Hermansyah bukan hanya memberikan pengetahuan mahal, tetapi juga memberikan keterampilan, waktu, dan tenaganya, dalam mendukung perjuangan umat khususnya di bidang telematika dan perkembangan ekonomi kerakyatan dan keumatan.

“Sangat besar jasa beliau bagi kami, dimana sebagai profesional yang seharusnya produk dan hasil karyanya harus dibayar mahal, tetapi beliau mendedikasikan untuk umat. Ini sungguh sangat mahal,” ungkap Bachtiar.

Dari sisi media, lanjutnya, para jurnalis banyak terbantu dari keahlian Hermansyah di bidang telematika, khususnya juga dalam pengembangan dakwah sosial di lingkungan GNPF. Lebih dari itu, kata Bachtiar, pengetahuan dan keterampilan alumni ITB jurusan Teknik Fisika tersebut sangat mahal ketika memberikan masukan seputar kasus chat palsu yang menimpa Habib Rizieq Shihab.

“Beliau pernah bertanya saat diminta menjadi saksi ahli dalam kasus Habib Rizieq Shihab oleh penasihat hukum Firza Husein. Saya tetap meminta beliau melakukannya dalam koridor hukum agar tidak salah melangkah dalam mengambil keputusan. Allah Subhanahu Wata’ala menguatkan saudara Hermansyah untuk membela kebenaran dalam kasus ini. Karenanya, masalah ini menjadi besar dan apa yang menimpa Saudara Hermansyah, sangat sensitif terutama terkait isu ‘chat palsu’ Habib Rizieq dan Firza,” paparnya.

Oleh karena itu, Bachtiar berharap kepada aparat kepolisian khususnya Polres Jakarta Timur untuk bertindak lebih cepat demi tegaknya supremasi hukum.

“Karenanya penting bagi saya meminta pihak kepolisian untuk bekerja lebih ekstra, demi menghindari spekulasi-spekulasi orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.[]

loading...
loading...