ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ketika Wakapolres Depok Teriak Bubar Bubar! pada Demonstran Pro-Ahok

Foto: Berita Center
0

DEPOK—Semenjak terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperintahkan majelis hakim untuk segera ditahan, demonstran pro-Ahok tak berhenti menggelar unjuk rasa sejak di LP Cipinang hingga ke di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (11/5/2017) sore.

Aksi unjuk rasa tersebut kemudian dibubarkan oleh Wakapolres Depok AKBP Faizal Ramadhani, ia mengingatkan para demonstran tersebut terkait larangan aksi sesuai undang-undang.

“Bubar-bubar! Tidak boleh melakukan aksi di hari besar keagamaan. Jadi, saya minta kalian untuk bubar,” ujar Faizal, seperti dikutip dari Republika.

Faizal mengingatkan demonstran untuk secepatnya membubarkan diri, karena Berdasarkan UU, penyampaian pendapat di muka umum dalam bentuk apapun tidak boleh dilaksanakan pada saat hari besar keagamaan.

“Ini diatur dalam UU No. 9/1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum,” kata Faizal menggunakan pengeras suara di depan massa pendukung Ahok.

Sementara itu barisan aparat keamanan menyisir wilayah sekitar Mako Brimob, dimana beberapa orang pendukung Ahok memang sedang berada di taman di dekat sana.

Lalu lintas pun sempat tersendat akibat barisan polisi yang menyisir lokasi tersebut. Sekitar pukul 16.40 WIB, massa pendukung Ahok sudah mulai membubarkan diri.

Sekitar pukul 17.00 WIB, aparat keamanan memasang pagar kawat di depan gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Faizal menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengamanan di lokasi ini.

“Kawat ini bukan dari kami. Kami akan lakukan pengamanan. Ada sekitar 100 personel kepolisian yang akan turun sepanjang jalan dari dan menuju Mako Brimob ini,” ujar dia usai membubarkan massa pendukung Ahok. []

loading...
loading...