• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 16 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Syi'ar

Ketika Syariat Islam Diterapkan dalam Kehidupan

Oleh Yudi
1 tahun lalu
in Syi'ar
Waktu Baca: 4 menit baca
A A
0
kemanan, syariat islam

Foto: Why We Seek

0
BAGIKAN

SYARIAT Islam merupakan aturan yang dbuat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam. Maka syariat Islam tidak akan pernah mungkin bertentangan dengan kehidupan makhluk ciptaan Allah SWT.

Manusia adalah khalifah di muka bumi. Islam memandang bahwa bumi dengan segala isinya merupakan amanah Allah kepada sang khalifah agar dipergunakan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan bersama.

Untuk mencapai tujuan suci ini, Allah memberikan petunjuk melalui para rasul-Nya, petunjuk tersebut meliputi segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, baik akidah, akhlak, maupun syariah.

Dua komponen pertama, akidah dan akhlak, bersifat konstan. Keduanya tidak mengalami perubahan apa pun dengan berbedanya waktu dan tempat.

ArtikelTerkait

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

Dikutip dari buku Bank Syariah karya Muhammad Syafi’i Antonio, adapun syariah senantiasa berubah sesuai dengan kebutuhan dan taraf peradaban umat yang berbeda-beda sesuai dengan masa rasul masing-masing. Sesuai firman Allah SWT, “…Untuk tiap-tiap di antara kamu, kami berikan aturan dan jalan yang terang…” (QS. Al-Maidah: 48)

BACA JUGA: Inilah 9 Adab Berjalan dalan Tuntunan Islam

Syariat Islam bagi Alam Semesta

Bentuk Wajah Rasulullah, Syariat Islam

Syariat Islam sebagai suatu syariah yang dibawa oleh rasul terakhir, mempunyai keunikan tersendiri, karena syariat Islam bermakna universal yang dapat diterapkan dalam setiap waktu dan tempat sampai hari akhir nanti. Universalitas ini tampak jelas terutama pada bidang muamalah.

Selain mempunyai cakupan luas dan fleksibel, muamalah tidak membeda-bedakan antara Muslim dan non Muslim. Kenyataan ini tersirat dalam suatu ungkapan yang diriwayatkan Sayyidina Ali. “Dalam bidang muamalah kewajiban mereka adalah kewajiban kita dan hak mereka adalah kita,”

Sifat amalah ini dimungkinkan karena Islam mengenal hal yang diistilahkan sebagai tsawabit wa mutaghayyirat. Dalam sektor ekonomi, misalnya, yang merupakan prinsip adalah larangan riba, sistem bagi hasil, pengambilan keuntungan, pengenaan zakat, dan lain-lain.

Dewasa ini masih terdapat anggapan bahwa Islam menghambat kemajuan, beberapa kalangan mencurigai Islam sebagai faktor penghambat pembangunan. Pandangan ini berasal dari para pemikiran barat, meskipun demikian tidak sedikit intelektual Muslim yang juga diyakini.

Sehingga adanya kesalahpahaman terhadap Islam, seolah-olah Islam hanyalah agama yang berkaitan dengan masalah ritual saja. Bukan sebagai suatu sistem yang komprehensif dan mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk masaah pembangunan ekonomi serta industri perbankan sebagai salah satu motor penggerak roda perekonomian.

Padahal itu malah sebaliknya, anggapan yang demikian menjadi pengaruh bagi umat Islam yang seakan kehilangan jati diri Muslim. Pada sejarahnya konsep perekonomian bahkan sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW.

Syariat Islam bagi Alam Semesta

Pesan Rasulullah, Syariat Islam

Namun, yang demikian janganlah menjadikan anggapan itu sebagai kelunturan jati diri Muslim yang sesungguhnya. Bahkan kita harus menampilkan dan membuktikan perekonomian Muslimlah yang dapat memerankan dunia dengan didampingi penyeimbangan aspek dunia dan akhirat.

Perlu kita tahu bahwa syariat Islam hadir tidak hanya sebagai rahmat bagi umat manusia, tetapi juga bagi alam semesta. Pesan dan makna rahmatnya Islam sudah diisyaratkan dalam Alquran dan hadis.

Mengutip Republika, secara kebahasaan, rahmat berasal dari bahasa Arab, rahman, yang berarti ‘kasih sayang.’ Ada lebih dari 90 ayat di dalam Alquran yang menyinggung tentang rahmat. Ungkapan Bismillahi ar-Rahmaan ar-Rahiim acapkali diulang-ulang pada awal hampir setiap surah.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Sayangilah siapa saja yang ada di muka bumi, niscaya Allah menyayangi.” Artinya, Islam amat menganjurkan umatnya untuk menebar kasih sayang. Bahkan, itulah misi kenabian Rasulullah SAW, sebagaimana dijelaskan dalam surah al-Anbiya ayat 107.

Terjemahannya, “Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil ‘alamin).”

Di antara sifat-sifat Allah adalah Mahapengasih dan Mahapenyayang. Alquran surah al-A’raf ayat 156 menegaskan, rahmat Allah meliputi segala sesuatu. Dengan pesan inilah, risalah Islam menyebar ke muka bumi.

Sebelum Islam berjaya, Jazirah Arab sangat mengutamakan kebanggaan yang berlebihan terhadap suku masing-masing. Tidak mengherankan bila sering terjadi perang antarsuku, bahkan bila persoalan sepele.

Ketika syariat Islam meliputi Makkah, Madinah, dan akhirnya seluruh kawasan tersebut, maka kebanggaan duniawi tersisihkan. Orang-orang mulai menyadari dan mengamalkan kebanggaan yang sejati, yakni memperjuangkan agama ini.

Islam menolak rasisme, sehingga fanatisme berlebihan pada suku-suku bangsa ditolak. Inilah semangat kosmopolitan. Dengan itu, Islam menyebar sebagai rahmat bagi umat manusia. Puncaknya terjadi pada masa keemasan peradaban Islam. Banyak pusat-pusat keunggulan muncul di pelbagai wilayah, mulai dari Andalusia di Barat hingga Nusantara.

Syariat Islam bagi Alam Semesta

Keajaiban yang Terjadi saat Kelahiran Rasulullah, Surat Ali Imran, Syariat Islam

BACA JUGA: Perintah Membaca dalam Islam

Syariat Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin mencakup banyak konteks. Misalnya, teologi. Syariat Islam menolak tegas pemaksaan atas orang lain untuk memeluk agama yang sama seperti disebutkan surah al-Baqarah ayat 256.  “Tidak ada paksaan dalam memeluk agama.”

Islam semata-mata menegaskan, sudah jelas beda antara kebenaran dan kebatilan. Kemudian, tiap orang akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa-apa yang dilakukannya.

Dalam konteks sosial, Islam memberikan dorongan positif kepada umat manusia untuk saling mengenal satu sama lain. Kemudian, hubungan sosial juga dipelihara, sehingga menimbulkan ketentraman.

Banyak pakar memaparkan, adanya persaudaraan antarmanusia (ukhuwah basyariyah), persaudaraan antarbangsa (ukhuwah wathaniyah), dan persaudaraan di antara sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah).

Ketiganya berjalan seiringan dengan porsi masing-masin yang seimbang. Dalam tiga dimensi persaudaran itulah, Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin mewujud. []

Tags: Syariat Islam
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Beredar “Tuyul”, “Tuak”, “Beer”, “Wine” Dapat Sertifikat Halal, MUI Klarifikasi

Next Post

Masih Gemar Bermaksiat? Coba Renungkan Ini

Yudi

Yudi

Terkait Posts

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

14 Juli 2025
agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

14 Juli 2025
Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Interview, Hadis tentang Dosa Berbohong, Teman

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

12 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 syariat islam

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

Jawab 20 Pertanyaan tentang Islam Ini, dari yang Paling Mudah sampai yang Agak Sulit

Oleh Dini Koswarini
2 Mei 2025
0
Teka Teki Fiqih, Pertanyaan, Pertanyaan tentang Islam

Berikut 20 soal pilihan ganda bertema Islami, disusun dari tingkat mudah hingga sulit, lengkap dengan jawabannya,

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.