ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ketika Real Madrid Menghilangkan Tanda Salib di Logonya

Foto: Getty Image
0

JIKA pun Anda bukan penggemar sepak bola, tapi tampaknya Anda tahu dengan sebuah klub sepakbola Real Madrid. Madrid adalah salah satu klub sepakbola top di dunia yang berasal dari Spanyol. Banyak orang, juga anak-anak yang mengidolakan klub ini, atau mungkin terhadap para pemainnya seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Karim Benzema dan lainnya.

Memangnya ada apa dengan Real Madrid? Beberapa waktu yang lalu, Madrid memutuskan menghilangkan tanda salib Kristen di logo resminya. Mengapa? Usut punya usut, ini adalah cara untuk memperkuat basis penggemar mereka di kalangan umat Muslim di Eropa dan Timur Tengah.

Menurut surat kabar olahraga utama Spanyol, Marca, perubahan ini dilakukan untuk “menghindari segala bentuk kebingungan atau salah tafsir di daerah yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.”

Madrid sendiri mengatakan bahwa keputusannya untuk menghilangkan tanda salib dari logonya itu hanyalah murni sebagai upaya untuk memperluas bisnis sepakbola mereka di dunia global.

Madrid sudah membangun resor wisata resor wisata di Uni Emirat Arab dengan biaya $ 1 juta.  Batu pondasi untuk Madrid Center ini berdiameter 50 hektar dan diletakan di emirat Ras al-Khaimah.

Madrid mengatakan bahwa pulau resor itu akan menjadi taman hiburan pertama di sebuah pulau buatan untuk menggabungkan pariwisata dan olahraga, sekaligus juga akan menjadi kompleks pariwisata pertama yang dibangun di bawah merek dagang Real Madrid. Kompleks ini mencakup hotel dengan 450 kamar mewah, villa mewah, pelabuhan olahraga, dan sebuah stadion olahraga yang pertama di dunia yang terbuka ke laut.

Menurut Madrid, “Ini adalah langkah yang menentukan dan strategis yang akan meningkatkan kekuatan lembaga sepakbola ini di Timur Tengah dan Asia, wilayah kunci yang penuh semangat untuk klub ini. Real Madrid dan Pemerintah Ras al-Khaimah ingin mengirimkan gairah dan apa arti Real Madrid ke seluruh dunia.”

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, adalah pemerintah Ras al-Khaimah, diwakili oleh Sheikh Saud Bin Saqr Al Qasimi, meminta Madrid untuk menghilangkan tanda salib dari mahkota pada logonya untuk semua materi promosi yang berkaitan dengan pulau resor. Presiden Madrid, Florentino Pérez, memenuhinya.

Salib dalam logo Real Madrid pertama kalinya dipakai pada tahun 1920, ketika Raja Alfonso XIII menjadikan klub sepakbola itu sebagai patron kerajaan. Salib merupakan bagian integral dari lambang Raja Spanyol.

Yang pasti, Real Madrid bukan klub sepak bola pertama Spanyol yang menghapus tanda salib dari logonya dalam upaya untuk menenangkan perasaan Muslim. Beberapa pengamat, pada kenyataannya, mengatakan langkah Real Madrid merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah sebuah tim sepak bola saingan Barcelona itu menang atas Timur Tengah. Kita tahu bahwa di kaus sepakbola Barcelona tertera Qatar Foundation. Klub Katalan ini mendapatkan € 30 juta per musim karena sponsorship iklan itu. []

loading...
loading...