ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Kemenag: Materi Syahadat Hanya Ada di SD

Foto: Kemenag
0

JAKARTA–Tersebarnya capture lembaran halaman buku berisi teks syahadat yang berbeda dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin menegaskan, materi syahadat hanya diajarkan pada pendidikan tingkat dasar.

“Materi syahadat tidak ada di Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KIKD) Sekolah Menengah Atas Kurikulum 2013. Syahadat adalah materi yang diberikan pada tingkat Sekolah Dasar,” ujarnya, Selasa (14/02/2017) seperti dilansir oleh laman Kemenag.

Kamaruddin berharap para guru PAI bisa ikut memberikan klarifikasi kepada stakeholders pendidikan setiap kali menerima informasi yang belum atau tidak jelas kebenarannya. Guru tidak boleh justru ikut menyebarkan berita yang tidak benar, tetapi harus meluruskan.

“Guru harus dapat menguasai tentang yang benar, jadi jika mendapat sesuatu yang salah, guru bisa langsung menjelaskan, mengklarifikasi,” ujarnya.

Kepastian tentang ketidakbenaran informasi tersebut juga disampaikan tim penulis buku PAI SMK kelas XI sebagaimana yang tertera dalam cover buku yang beredar. Iim Halimah selaku penulis yang juga guru di SMK 8 Jakarta dan Abdul Rahman SMK 29 Penerbangan Jakarta mengatakan bahwa foto sampul buku dan lembar halaman yang beredar disinyalir bukan lembar asli dari buku tersebut.

Tim Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) juga telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap buku PAI SMK XI. Dari hasil pemantauan ditemukan adanya perbedaan warna dan lay out dari halaman buku asli dan lembar halaman teks syahadat yang beredar di media sosial. Bahkan materi ajar syahadat juga tidak ada dan tidak tercantum dalam daftar isi buku tersebut. []

 

loading...
loading...