ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Kedutaan Israel Tegaskan Warga Yahudi Israel Tidak Dilarang Masuk AS

foto: yahoo
0

YERUSALEM—Soal larangan Presiden baru Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada tujuh Negara muslim, Kedutaan besar Israel pada Selasa (31/1/2017), menanggapi hal tersebut mengenai keberadaan warga Yahudi yang tinggal di tujuh negara itu.

Kedutaan Israel menyatakan, warga Yahudi Israel yang lahir di tujuh negara yang termasuk dalam larangan perjalanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan dilarang masuk ke Amerika.

Perintah eksekutif yang ditandatangani pada Jumat melarang masuk warga dari tujuh negara mayoritas muslim dari Timur Tengah dan Afrika selama 90 hari, memicu kebingungan sehubungan dengan interpretasinya.

Akhirnya Pemerintah Israel meminta klarifikasi apakah mereka termasuk dalam larangan itu.

Menanggapi itu, kedutaan besar AS memberikan pernyataannya.

“Jika Anda memiliki visa AS yang masih berlaku di paspor Israel dan lahir di Irak, Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman, dan tidak memiliki paspor yang masih berlaku dari salah satu negara tersebut, visa Anda tidak dibatalkan dan tetap berlaku,” demikian AFP. []

loading...
loading...