• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Kalau Ga Bisa, Bisa Diajarin, Kalau Ga Cakap, Bisa Kita Upgrade, tapi ..

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Wacana
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Teknologi

Foto: groovyPost

Oleh: Saad Saefullah

SUATU kali, saya dan seorang karyawan di kantor berbincang.

Ia bertanya, “Pak, ada sekian orang keluar dan masuk ke kita…”

‘Terus?”

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

“Apa bapak ga cape gitu menghadapi mereka?”

“Cape laah…”

BACA JUGA: Gaji Dokter

“Terus?”

“Ya ga ada terusannya lah. Namanya kerja, ya cape… Kamu diem aja kan cape…”

“Hihihi iya Pak…”

Saya tersenyum. “Namanya juga tempat kerja, orang keluar masuk itu biasa. Yang ga biasa itu adalah kita keluar dari satu tempat dengan cara yang tidak baik-baik. Biasanya akan terus susah kalau begitu…”

“Maksudnya, Pak?”

“Ya kalau dia keluar dengan tidak cara yang baik, bisa jadi tempat kerjanya ga baik, atau dianya yang ga baik. Atau dua-duanya ga baik-baik. Orang dewasa tuh, sepahit apapun, semua harus dan bisa dibicarakan. Kalau dia ga bisa bicara, ada yang salah dengan dia…”

“Iya, Pak…”

“Orang-orang yang datang dalam hidup kita, termasuk juga di tempat kerja, bisa jadi anugerah, bisa jadi pelajaran. Yang patut kita takutkan adalah kita tidak menjadi keduanya. …

“Kalau ada karyawan yang belum bisa, itu kita bisa ajarin.

“Kalau ada karyawan yang ga cakap, itu juga bisa kita upgrade…

BACA JUGA: Seberat Apa Ujianmu?

“Tapi kalau dia udah ga ada akhlak, ga punya respek sama orang yang lebih tua, ini susah diperbaiki. Saya ga pernah takut kehilangan orang seperti ini. Saya lebih memilih orang-orang biasa untuk bekerja dengan saya dibandingkan punya orang hebat namun ga bisa nempatin diri. Sehebat apapun dia. Itu ga bisa diubah.

“Cape memang dalam satu waktu harus terus berulang ngajarin oran10g, tapi itu berharga buat kita, berharga buat dia karena dia dapat ilmu. Dan karena itu pula lah, hidup kita, pekerjaan kita, menjadi berarti…”

Percakapan itu terhenti. Kehidupan dan pekerjaan adalah dua hal yang bersatu dalam keseharian kita. Di sini, kami menyebutnya keluarga. []

00

Tags: Note
Previous Post

Makhluk yang Tidak Mati saat Tiupan Sangkakala di Hari Kiamat (1)

Next Post

Makhluk yang Tidak Mati saat Tiupan Sangkakala di Hari Kiamat (2-Habis)

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.