ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Jokowi Minta Gatot Usut Tuntas Kasus Heli AW 101

0

Advertisements

JAKARTA –Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta dirinya untuk mengusut tuntas pelaku kasus korupsi Helikopter AgustaWestland 101. Hal itu disampaikannya pada Malam Akrab Rakerpus dan Munas ke-15 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017) malam.

“Waktu dulu ribut-ribut saya dipanggil Presiden. Beliau tanya, kira-kira berapa kerugian negara ya Pak Panglima? Saya jawab Rp 150 miliar Pak Presiden. Kemudian kata presiden, menurut perhitungan saya kok Rp 200 milliar lebih, kejar terus ya Panglima,” kata Gatot seperti dikutip dari Kumparan.

Gatot menilai, permintaan itu merupakan perintah dari Panglima Tertinggi TNI. Karena itu, dia akan menyelesaikan kasus ini sampai tuntas.
“Bahkan kepala jadi kaki pun saya lakukan agar berhasil,” ujar Gatot.

Sejauh ini Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh sebagai tersangka. Pengungkapan kasus Heli AW 101 ini merupakan hasil kerja sama antara KPK dengan POM TNI.

Di sisi lain, TNI juga menetapkan 5 tersangka, yakni Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Kolonel Kal FTS SE, Pejabat Pembuat Komitmen dalam pengadaan barang dan jasa Marsekal Madya TNI FA, dan pejabat pemegang kas Letkol Admisitrasi WW. Kemudian, staf pemegang kas yang menyalurkan dana ke pihak-pihak tertentu yakni Pembantu Letnan Dua SS, dan Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Udara Marsda TNI SB.[]

Artikel Terkait :

Maaf Anda Sedang Offline