Johan Budi Putuskan untuk Nyaleg, Fahri Hamzah: Memalukan dan Tidak Etis

0

JAKARTA—Terkait keputusan mantan Pelaksana tugas (Plt) pimpinan KPK dan juga Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo yang maju untuk menjadi calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri menganggap sikap Johan Budi memalukan dan menudingnya memanfaatkan posisi sebelumnya sebagai batu loncatan.

BACA JUGA: Fahri Hamzah Ungkap Faktor Kekalahan Asyik dalam QC Pilgub Jabar

“Sampai sekarang lihat saja semua mantan KPK menjabat cari posisi. Saya saja orang politik tahu diri, saya enggak nyalon. Saya kembali ke masyarakat. Kenapa sih? Kembali saja ke masyarakat. Ini incar jabatan selesai dari KPK. Kan memalukan karena motif politiknya dari awal memang diperkuat, itu insting saya dari awal,” ujar Fahri, pada Selasa (17/7/2018) kemarin.

Fahri menilai KPK saat ini terlalu politis. Menurut dia sikap itu tidak etis.

Related Posts
1 of 54

“Ya memang alumni KPK politisi semua, serius saya. Itu semua politis, KPK itu telah menjelma menjadi lembaga politik,” ujar Fahri.

Fahri merasa seorang mantan penjabat KPK tidak etis untuk terjun ke Politik. Salah satu alasannya adalah karena kemungkinan besar mereka mengetahui rahasia-rahasia pejabat publik lainnya.

BACA JUGA: KPK Larang Pejabat Terima Paket Lebaran, Fahri Hamzah: Itu Bisa Mematikan Usaha Parsel

“Boleh (nyaleg) tapi kan ada bekas penegak hukum. Punya dan tahu kasus banyak orang. Secara etik enggak boleh berkelana di dunia politik ini karena Anda pegang rahasia orang. Anda diam, berkarir secara normal. Kan banyak rezeki di mana-mana, jadi lawyer, pedagang atau marbot,” tandasnya. []

SUMBER: CNN

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline