islampos
Media islam generasi baru

Jaraknya 25 Menit dari Stasiun Sudimara

Foto: worldwide.chat
0

Oleh: Anto Joko

PERJALANAN kita kadang hanya tinggal hitungan menit. Sebagai insan yang “mampir ngombe”, detik demi detik jarak kita semakin mendekat. Stasiun akhir sudah di depan mata.

Bagi sebagian orang, Stasiun Sudimara adalah tujuan terakhirnya. Sedangkan bagi sebagian yang lain, Stasiun Bintaro adalah tujuan akhirnya. Bagi Mas Dharman, jaraknya 25 menit dari Stasiun Sudimara, bagi Mas Nanang 1 jam dari Stasiun Cirebon. Tapi bagi Rumaysha jaraknya hanya 15 menit dari rahim ibunya. Atau satu langkah dari kuburan tetangga yang baru saja kita gali.

Kereta kehidupan ini sedang menuju suatu tempat, menuju ke akhir dari segala urusan.

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Wahai Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan termasuk orang-orang yang shaleh? Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Munafiqun : 10-11)“

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “ Wahai Rabb-ku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal shaleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja.” (QS. Al Mu’minun : 99-100)[4]

Sudah siapkah engkau, bila 15 menit lagi kau sampai ke stasiun akhirmu?

Bila Allah mengabarkan 10 menit lagi kau “sampai”, apa yang hendak engkau lakukan?

Adakah dzikir? Adakah amal sholeh? Adakah shodaqoh baik itu berupa senyum atau akhlak yang mulia? Ataukah kamu memenuhinya dgn angan angan kosong?

Mungkin stasiun kita ada di 10 menit dari pengkolan kuningan. Atau 5 menit
dari lampu merah ragunan.

Adakah yang dapat menego kepada malaikat maut, ketika sudah ditetapkan?

Mungkin “akhirmu” datang ketika kamu selesai membaca yang saya tulis. Mungkin “akhirmu” datang ketika kau sedang me”like” status.
Mungkin saat kamu asyik masyuk dengan selingkuhanmu. Mungkin saat kamu bermain game dengan smartphonemu.

Adakah amal sholeh padanya?

Ya.
Jaraknya hanya 25 menit dari Stasiun Sudimara bagimu, Mas.
Ya.
Jaraknya hanya satu langkah dari kuburan tetanggamu yang kaugali, Mbah.
Ya.
Jaraknya hanya 15 menit dari rahim ibumu, Nak.

“Maha suci Engkau yang ditangan-Nya Kerajaan dan Dia (Allah) atas segala sesuatu Maha Berkehendak. (Yaitu) yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapa dari kalian yang paling baik amalnya. Dan Dia (Allah) Maha Perkasa dan Maha Pengampun. (Al-Mulk :1-2). []

loading...
loading...