islampos
Media islam generasi baru

Istri, Jangan Lakukan Perkara ini Terhadap Suami (1)

Foto: Goziyan
0

SETELAH membina rumah tangga, maka seorang istri akan menjadi tanggung jawab suaminya. Tapi, sebagai istri tentunya harus patuh terhadap suami. Karena hal itu merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh istri. Hanya saja, terkadang, sebagai seorang istri mereka lupa akan hal-hal yang seharusnya ia tidak lakukan terhadap suaminya.

Ada beberapa perkara yang dilarang untuk dilakukan seorang istri kepada suaminya sebagai berikut ini:

Tidak mentaati perintah suaminya tanpa alasan yang sesuai syariat

Nabi SAW bersabda, “Apabila seorang isteri telah mendirikan sholat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadhan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki,” (Riwayat Ahmad dan Thabrani).

Menunda/menolak permintaan suaminya untuk berhubungan suami-istri

Sabda Rasulullah SAW, “Apabila seorang suami mengajak istri ke tempat tidur (untuk berjima’), dan istri menolak (sehingga membuat suaminya murka), maka si istri akan dilaknat oleh malaikat hingga (waktu) subuh,” (Diriwayatkan Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, ad-Darimi dan al-Baihaqi, dari Abu Hurairah ra).

Dalam haditsnya yang lain Rasulullah bersabda, “Demi Allah, yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seorang wanita tidak akan bisa menunaikan hak Allah sebelum ia menunaikan hak suaminya. Andaikan suami meminta dirinya padahal ia sedang berada di atas punggung unta, maka ia (istri) tetap tidak boleh menolak,” (Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban dari Abdullah bin Abi Aufa ra).

Menghabiskan harta suami/tidak menjaga harta suami

Sayidina Ali k.w.j. berkata, “Seburuk-buruk sifat bagi kaum laki laki itu adalah sebaik-baik sifat bagi kaum perempuan yaitu kikir dan bersikap keras dan takut. Karena sesungguhnya perempuan itu jika kikir, maka ia memelihara harta suaminya dan jika bersikap keras, maka ia menjaga diri dari berbicara kepada setiap orang dengan perkataan yang halus (mesra) yang menimbulkan sangkaan yang buruk, dan jika penakut, maka ia takut dari segala sesuatu, oleh karena itu ia tidak berani keluar dari rumahnya dan ia menjauhi tempat-tempat yang menimbulkan kecurigaan yang buruk karena takut kepada suaminya.” []

BERSAMBUNG

loading...
loading...