islampos
Media islam generasi baru

Israel Kembali Susun RUU untuk Larang Kumandang Adzan

0

TEL AVIV – Komite Menteri Israel untuk legislasi telah mengesahkan rancangan undang-undang yang bertujuan untuk melarang panggilan adzan bagi Muslim.

Pada Ahad kemarin (12/2/2017), komite merilis sebuah pernyataan yang mengatakan RUU untuk pencegahan suara dari rumah-rumah ibadah secara publik telah “lolos” tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

RUU ini diharapkan akan dibahas pada sesi parlemen Israel hari Rabu mendatang. Jika lolos, maka akan dikembalikan ke komite untuk dibahas kedua dan ketiga, lapor Press TV.

Meskipun RUU tidak menyebutkan untuk agama tertentu, namun faktanya aturan ini sebagai upaya muadzin mengumandangkan adzan karena secara tradisional panggilan ibadah dilakukan melalui speaker yang dipasang di menara masjid.

Versi RUU sebelumnya yang ditolak juga melarang sirene disiarkan di wilayah Yahudi saat matahari terbenam pada hari Jumat.

Namun versi baru RUU melarang adanya suara keras ke publik dari pukul 11:00 malam waktu setempat hingga pukul 07:00 pagi, periode yang di mana adanya adzan subuh bagi umat Islam untuk shalat.

“RUU ini tidak berurusan dengan kebisingan atau dengan kualitas hidup, RUU hanyalah hasutan rasis terhadap kaum minoritas secara nasional,” kata anggota parlemen Palestina Ayman Odeh. “Suara muadzin itu terdengar di sini jauh sebelum Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ada.”

Jika UU ini disahkan, akan diberlakukan di Yerusalem Timur al-Quds dan seluruh wilayah Palestina yang diduduki selain di sekitar Masjid al-Aqsha.[fq/islampos]

loading...
loading...