• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Isi Surat Nabi yang Tidak Boleh Dibuka

by Haura Nurbani
2 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nabi

Foto: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DIKISAHKAN oleh Abdullah bin Jahsy, bahwa suatu ketika setelah melaksanakan shalat Isya, Nabi ﷺ memanggilku dan berkata, “Subuh nanti temuilah aku dalam kondisi engkau membawa senjata. Aku akan mengutusmu sebagai pimpinan.”

Maka ketika Subuh datang, Abdullah bin Jahsy datang menemui Nabi ﷺ, dengan membawa pedang, busur, tempat anak panah, dan tempat minum dari kulit.

Nabi ﷺ, mengimami shalat subuh. Setelah itu beliau bangkit dan menemui Abdullah bin Jahsy. Beliau melihat Abdullah berdiri di dekat pintunya. Kulihat pula sejumlah orang dari kalangan Muhajirin.

BACA JUGA:

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Nabi ﷺ memanggil Ubay bin Ka’ab. Ubay pun masuk menemui beliau. Beliau menyuruhnya menulis sebuah surat. Kemudian beliau memanggil Abdullah dan memberiku sebuah lembaran dari kulit.

Nabi ﷺ berkata, “Kuangkat engkau sebagai pimpinan mereka. Pergilah! Bila telah melakukan perjalanan selama dua malam, bukalah suratku dan pergilah sesuai dengan isi di dalamnya!”

“Ya Rasulullah, ke arah mana?” tanyaku.

“Ke arah Nejed!” jawab Rasulullah.

Abdullah Segera pergi bersama delapan orang Muhajirin. Setelah menempuh perjalanan dua hari, ia membuka surat Nabi ﷺ. Isinya:

“Bila engkau membaca suratku ini. Pergilah hingga perkebunan kurma, antara Makkah dan Thaif. Di sana engkau mengintai apa yang dilakukan oleh Quraisy. Berikan informasi tentang mereka kepada kami! Jangan sekali-kali engkau memaksa sahabatmu untuk ikut bersamamu.”

Saat membaca surat tersebut, Abdullah berkata, “Kami dengar dan kami taat.”

Setelah itu ia menyampaikan kepada para sahabat, “Rasulullah menyuruhku pergi ke perkebunan kurma untuk mengintai kaum Quraisy agar aku bisa memberikan informasi kepada beliau.

BACA JUGA: 5 Sahabat Nabi ﷺ yang Kaya Raya, Siapa Saja?

Beliau melarangku memaksa seorang pun dari kalian. Siapa yang ingin mati syahid, marilah pergi bersamaku. Namun siapa yang tidak mau, bisa kembali pulang. Adapun diriku akan menunaikan perintah Rasulullah.”

Mendengar hal itu mereka menjawab, “Kami mendengar dan kami taat kepada Allah, Rasul-Nya, dan kepadamu. Pergilah dengan diiringi keberkahan dari Allah.”

Abdullah pergi bersama mereka hingga tiba di perkebunan kurma. Semua sahabat ikut pergi bersama Abdullah. Tidak ada satu pun dari mereka yang menolak untuk ikut. []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati Sahabat/ Penulis: Walid al-A’zhami/ Penerbit: Qalam/ 2016

Tags: abdullah bin jahsySurat Nabi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Orang Miskin, Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dahulu daripada Orang-orang kaya

Next Post

Shalat yang Dipengaruhi Setan, Ini Tandanya

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.