• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 15 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Syi'ar Islam 4 Beginner

Ishlah Bainannas

Oleh Haura Nurbani
2 tahun lalu
in Islam 4 Beginner
Waktu Baca: 4 menit baca
A A
0
Hukum Bersalaman Selesai Shalat, Ishlah Bainannas, Nasihat Syaikh Ali Jaber, Pemaaf, Keutamaan Memaafkan, Bahaya Memutuskan Silaturahim

Foto: Saad | Islampos

0
BAGIKAN

APA itu Ishlah Bainannas?

Interaksi sesama manusia yang merupakan tabiat dari sifat sosial setiap manusia, terkadang menimbulkan kesalah fahaman, pertengkaran dan bahkan permusuhan. Karena manusia memiliki perasaan, latar belakang, dan persepsi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga potensi timbulnya konflik sesama manusia sangat dimungkinkan. Padahal persatuan dan kesatuan ummat merupakan satu perintah Allah SWT. Dalam sebuah ayat, Allah SWT berfirman (QS. Ali Imran/ 3 : 103): “Dan berpegang teguhlah kalian semua pada tali Allah, dan jangalah kalian bercerai berai.”

Untuk itulah Rasulullah ﷺ menggambarkan bahwa mendamaikan dua orang yang berselisih adalah shadaqah. Karena tidak mungkin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari manusia tidak mengalamai masalah dengan orang lain.

BACA JUGA: 5 Hadits tentang Sabar

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Dan oleh karenanya konflik akan selalu terjadi, sepenjang manusia masih menempati bumi. Hal ini terjadi karena beberapa hal :

1. Sifat dan tabiat manusia yang emosional, mudah untuk menumpahkan darah.

Dalam Al-Quran Allah SWT menjelaskan bagaimana para malaikat “bertanya” kepada Allah SWT ketika akan menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi, karena mereka suka menumpahkan darah. Allah SWT berfirman (QS. Al-Baqarah/ 2 : 30)

Kunci Pintu Rezeki, Cara menghilangkan dendam, Keutamaan Silaturahim, Hikmah Bersilaturahmi, Keutamaan Menyebarkan Salam, Adab Bertetangga, Ishlah Bainannas
Foto: Saad/Islampos

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

2. Karena sifat manusia yang tidak pernah merasa puas dengan apapun yang dimilikinya. Dalam sebuah hadits Rasulullah ﷺ menggambarkan :

Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Sekiranya anak adam memiliki emas sebanyak dua gunung, maka ia sangat menginginkan gunung ketiga berupa emas. Dan tidak akan ada yang dapat memenuhi keinginannya, kecuali tanah (kubur). Dan Allah menerima taubat siapapun yang bertaubat.” (HR. Turmudzi)

3. Sifat manusia yang tamak, kikir dan suka berkeluh kesah terhadap anugerah yang Allah berikan padanya. Dalam Al-Quran Allah SWT menjelasakan (QS. Al-Maarij/ 70 : 19 – 21)

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.”

4. Adanya perbedaan sifat, karakter, orientasi, tujuan dan jalan kehidupan masing-masing insan sehingga sangat mungkin perbedaan-perbedaan seperti ini meruncing dalam aktivitas sehari-hari. Dalam Al-Quran Allah SWT memberikan isyarat (QS. Al-Hujurat/ 49 : 13)

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Antisipasi dari terjadinya ikhtilaf dan perpecahan diantara umat manusia adalah diantaranya dengan ishlah bainannas sebagaimana digambarkan dalam hadtis di atas. Bahkan dalam Al-Quran digambarkan, jika salah satu dari pihak yang bertikai tidak mau diajak untuk ishlah, atau justru berbuat aniaya, maka kita diperintahkan untuk memerangi pihak tersebut : (QS. Al-Hujurat/ 49 : 9)

BACA JUGA: Hukum Menarik Kembali Sedekah

“Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu’min berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

Ishlah bainannas adalah bagaimana seseorang atau satu kelompok melakukan satu aktivitas, baik bersifat qouli, maupun amaly dalam rangka mendamaikan dua pihak atau lebih yang bertikai atau berselisih paham. Baik dua pihak tersebut bersifat individu, maupun yang bersifat kelompok ataupun bangsa. Rasulullah ﷺ menjadikan aktivitas seperti ini sebagai aktivitas yang lebih baik dari puasa, shalat dan shadaqah:

Dari Abu Darda ra berkata, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Maukah kalian aku beritahukan dengan sesuatu yang lebih afdhal dari pada puasa, shalat dan shadaqah?” Mereka menjawab, “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah ﷺ bersabda, “Mengishlah (mendamaikan) orang-orang yang memiliki permasalahan. Sedangkan merusak orang-orang yang memiliki permasalahan adalah haliqah (haliqah adalah memutus tali persaudaraan dan saling berbuat dzalim/ tadzalum).” (HR. Turmudzi)

Keutamaan Mengucapkan Salam, Hikmah Bersilaturahmi, Keutamaan Menyebar Salam, Ishlah Bainannas
Foto: Unsplash0

Bahkan karena begitu pentingnya ishlah bainannas ini, Rasulullah ﷺ memperbolehkan “dusta” dalam rangka mewujudkannya. Dalam sebuah hadits digambarkan :

Dari Umi Kultsum binti Uqbah memberitahukan bahwasanya ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukanlah dusta itu bagi orang yang mendamaikan diantara manusia (yang bertikai), yang ia mengatakan kebaikan (pada pihak-pihak yang bertika tersebut).” (HR. Bukhari)

Manhaj Rasulullah ﷺ Dalam Ishlah Bainannas

1. Melarang emosi atau marah.

Dalam sebuah hadits digambarkan :

Dari Abu Hurairah ra berkata bahwa seorang sahabat berkata kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, nasehatilah aku.” Rasulullah SAW menjawab, “Janganlah kamu marah.” Lalu ia mengulanginya lagi pertanyaan tersebut beberapa kali, dan Rasulullah SAW menjawab, “Janganlah kamu marah.” (HR. Bukhari)

BACA JUGA: 5 Syarat Taubat Diterima

2. Memberikan paradigma bahwa orang yang kuat adalah orang yang pandai mengendalikan dirinya ketika emosi dan bukan orang yang pandai berkelahi.

Dalam sebuah hadits digambarkan :

Dari Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukanlah orang yang kuat itu orang yang pandai bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang bisa mengendalikan dirinya ketika sedang emosi.” (HR. Bukhari)

3. Memotivasi hakim untuk berbuat adil, bahkan mengancam hakim yang tidak adil.

Dari Abdillah bin Amru bin Ash berkata, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya orang-orang yang adil (akan Allah tempatkan) di atas mimbar-mimbar cahaya, dari tangan kanannya Allah yang Maha Rahman. Dan dua tangan Allah adalah tangan kanannya. Yaitu orang-rang yang berbuat adil dalam hukum (yang ditetapkan) mereka, keluarga mereka dan perkara yang diembankan kepada mereka.” (HR. Muslim)

4. Rasulullah ﷺ menggambarkan keutamaan mengishlah antar manusia, boleh berdusta dalam rangka mengishlah dan lain sebagainya, sebagaimana digambarkan dalam hadits-hadits sebelumnya. []

 

ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

6 Keutamaan Berbuat Adil dalam Urusan Manusia

Next Post

Rahasia Kecerdasan Bangsa Yahudi

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Terkait Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 Ishlah Bainannas

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.